Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Pengacara yang ditangkap KPK di Medan, Diakui Berasal dari Kantor OC Kaligis

Pengacara yang ditangkap KPK di Medan, Diakui Berasal dari Kantor OC Kaligis

KPK-Tangkap-Tangan-Ketua-PTUN-Medan

Seperti diberitakan sebelumnya, petugas KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap lima orang di kantor PTUN Medan pada Kamis sekitar pukul 10.00 WIB. Turut diamankan sebuah dus cokelat diduga berisi barang bukti uang lebih 2 ribu dolar AS.

Kelimanya, yakni Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro, hakim Amir Fauzi, hakim Dermawan Ginting, panitera pengganti Syamsir Yusfan dan pengacara Gerry Baskara.

Kelima orang tersebut kemudian diterbangkan ke Jakarta dan tiba di kantor KPK di Kuningan pada Jumat (9/7) dini hari. Mereka dibawa ke kantor KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan 1×24 jam sebelum ditentukan status tersangkanya.

Dari ke-5 orang itu, salah seorangnya yakni Gerry Baskara ternyata berasal dari pihak OC Kaligis and Associates. Hal itu diketahui setelah beberapa pengacara dan perwakilan dari kantor OC Kaligis and Associates bertemu Gerry Baskara yang tengah dibawa petugas ke dalam kantor KPK di Jalan HR Rasuna Said Kav C-1, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/7) dini hari.

“Memang benar Gerry tersebut adalah rekan kami dari kantor OC Kaligis and Associates,” ujar pengacara dari OC Kaligis & Associates, Afrian Bondjol usai bertemu Gerry Baskara di kantor KPK.

Diakui oleh Afrian, belasan pengacara dari kantor OC Kaligis & Associates yang datang ke kantor KPK untuk bertemu dengan Gerry Baskara terlibat kericuhan kecil dengan petugas keamanan. Sebab, mereka tidak diberikan kesempatan untuk bertemu dan berbincang sebentar dengan Gerry.

“Tadi ketemu di lobi (kantor KPK) tidak sempat ngobrol. Tadi, saat ingin bertemu dan bicara sebentar ada sedikit ricuh karena tidak diberi kesempatan untuk bicara sebentar dengan Gerry,” imbuhnya.

Kedatangan saya, tambahnya, ke sini adalah untuk meminta penjelasan mengenai apa yang beredar di pemberitaan.

Anak buah OC Kaligis itu juga mengakui bahwa kalau memang kantornya tengah memegang kasus yang disidangkan di PTUN Medan. Sementara OC Kaligis juga sudah tahu ada anak buahnya yang ditangkap karena melakukan suap terkait salah satu perkara yang dipegang.

“Saya nggak tahu pasti perkara apa, tapi memang ada kita menangani beberapa perkara di Medan,” jelas Afrian.

Sementara itu seperti diketahui, sebelumnya juga Humas PTUN Medan, Sugianto menyebut bahwa pengacara yang ditangkap KPK terkait penyuapan ke hakim PTUN Medan berasal dari kantor OC Kaligis.

“Yang diamankan di gedung PTUN adalah kuasa .. namanya persis saya tidak tahu persis tapi dari kantor Otto Cornelis Kaligis dan rekan,” ujar Sugianto dalam jumpa pers di Gedung PTUN Medan, Jalan Bunga Raya No 18, Medan, Kamis (9/7).

 

 

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...