Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Pengamat Komunikasi Politik : Rizal Ramli Tahu Betul Siapa Dalang Kekisruhan

Pengamat Komunikasi Politik : Rizal Ramli Tahu Betul Siapa Dalang Kekisruhan

setya novanto7

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli telah mengungkapkan kalau kisruh antara Menteri ESDM Sudirman Said dengan Ketua DPR Setyo Novanto hanyalah asap.

Bara sebenarnya adalah telah terjadinya pertempuran geng elite politik terkait renegosiasi kontrak karya PT. Freeport. Pernyataan dari Rizal itu dibenarkan pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio.

Ia pun menilai, kalau Rizal Ramli tahu betul siapa dalang dibalik kekisruhan yang terjadi.

“Kalau ditanya siapa dalangnya, saya rasa Pak Rizal Ramli tahu siapa. Tinggal keputusan dia mau mengungkap atau tidak,” jelas Hendri dalam diskusi akhir pekan di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/12).

Tentang persoalan kontrak karya PT. Freeport ini, dilanjutkan Hendri, sudah dibuka semua apa saja keuntungan dan kerugian tentang keputusan pemerintah oleh Menteri Rizal. Dimana Rizal pernah mengungkapkan bila pemerintah berhasil mengusir pergi PT. Freeport maka pemerintah akan mendapat durian runtuh berupa penguatan nilai Rupiah terhadap dolar.

“Pak Rizal kan telah mengungkap semuanya, dimana dolar bisa cuma dua ribu kalau pemerintah berani,” jelasnya.

Oleh karena itu, Hendri berharap semua pihak jangan terlalu dalam tenggelam dalam peperangan yang tampak antar Menteri Sudirman dan Setia Novanto. Sebab persoalan terpenting adalah soal renegosiasi kontrak karya PT. Freeport.

“Pikirkan bagaimana pengelolaan Freeport bisa menguntungkan rakyat,” imbuhnya.

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...