Home / Berita / Pengamat ungkap kalau Santoso itu Teroris Bukan Syuhada, ini Penjelasannya

Pengamat ungkap kalau Santoso itu Teroris Bukan Syuhada, ini Penjelasannya

santoso_7777

 

Pengamat komunikasi dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Iswandi Syahputra mengingatkan masyarakat tak terjebak dengan opini yang dibangun kelompok radikal bahwa teroris Santoso atau Abu Wardah yang tewas ditembak anggota TNI mati syahid (syuhada).

“Ini perang opini melalui media yang diembuskan kalangan tertentu. Mereka menyebarkan bahwa ada spanduk dukungan yang meriah dari masyarakat dan menyebut Santoso itu syuhada, padahal bukan. Dia teroris,” ujar Iswandi kepada media, Selasa (26/7) seperti dikutip dari Antara.

Ditambahkan oleh Iswandi, pembentukan opini positif untuk pelaku teror oleh kelompok radikal bukan hal baru. Pada tahun 2000-an ketika pelaku bom Bali Amrozi dihukum mati juga beredar kabar bahwa Amrozi mati syahid karena bersamaan dengan adanya lafal Allah dalam Bahasa Arab di langit disertai angin yang bertiup ketika pemakaman dan burung-burung yang berkicau.

“Jadi, upaya yang dibuat oleh simpatisan terorisme saat pemakaman Santoso itu bukan untuk pertama kali. Saat Amrozi dihukum mati, mereka juga berupaya demikian,” jelas dosen Ilmu Komunikasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga itu.

Lebih lanjut dikatakan, masyarakat diharapkan tidak terjebak dengan propaganda terorisme yang didukung pemberitaan media atau laman radikal dan dibesar-besarkan di media sosial.

 

Baca Juga

Terciduk Polisi, Pemilik nikahsirri.com Dijerat UU ITE dan Pornografi

Jakarta – Pemilik situs www.nikahsirri.com, Aris Budiman ditangkap tim Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro ...