Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Olahraga / Balap / Pengelola Sirkuit Sentul Klaim, Sanggup Renovasi Tanpa APBN

Pengelola Sirkuit Sentul Klaim, Sanggup Renovasi Tanpa APBN

sentul-circuit-2015-10

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menegaskan kalau pemerintah tidak bisa membantu renovasi Sirkuit Sentul dalam rangka menggelar MotoGP Indonesia 2017. Walau tidak bisa membantu peremajaan sirkuit, pemerintah juga tidak mau kehilangan kesempatan menggelar balapan di Indonesia.

Rencana menggelar MotoGP Indonesia 2017 memang masih ‘jauh panggang dari api’. Sirkuit Sentul yang notabene paling siap menggelar balapan, dengan catatan direnovasi, tidak mungkin mendapat bantuan pemerintah dalam bentuk dana langsung. Undang-undang mengatur APBN agar tidak membiayai sektor swasta murni.

Walau demikian, pengelola Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto mengklaim pihaknya sanggup merenovasi sirkuit meski tak mendapat bantuan dana dari pemerintah. Saat rapat dengan Menpora di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa (2/2), Tinton mengaku hanya butuh payung hukum (Keppres) dari Presiden Joko Widodo.

“Saya mohon petunjuk Bapak Menteri. Sirkuit Sentul ini kami bangun untuk dunia. Untuk balapan roda dua, Dorna-nya mau ke sini. Dari awal kami tahu rambu-rambunya,” tutur Tinton.

Lebih lanjut dikatakan, saya butuh payung hukum, sebab teman-teman saya swasta. Pengalaman Pak SBY dulu datang ke Sirkuit naik motor. Sekarang sistem alur lalu-lintasnya saja yang perlu dibenahi. Yang kami utamakan adalah magnetnya sebagai kejuaraan dunia. Kapasitas penonton sekarang 50 ribu orang. Yang dibutuhkan kapasitas 120 ribu orang. Lahannya di pinggir kali. Nah, kali itu bukan punya saya.

Tinton dalam pertemuan itu juga meminta Menpora untuk merestui penggunaan Sirkuit Sentul sebagai penyelenggaraan MotoGP 2017. Direktur Sirkuit Sentul itu merujuk pada beberapa event MotoGP  yang akan digelar di dalam waktu dekat.

“Februari ini (Marc) Marquez akan ke Sentul untuk launching Tim Honda. Jika nanti MotoGP 2017 tidak jadi di Sentul, bagaimana saya,” ujar Tinton.

Menpora sendiri menekankan secara prinsip bahwa MotoGP tidak akan digeser dari Indonesia. Namun sayangnya, pemerintah baru akan menyusun jadwal rapat terbatas untuk membas permasalahan ini.

“Saya harus menjelaskan hal-hal terkait MotoGP. Nanti ketika rapat terbatas (ratas), akan saya sampaikan juga ke Presiden terkait pembicaraan saya dengan Pak Tinton sekarang ini,” ungkap Imam.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

klasemen-baru-poin-rossi-di-motogp-2016

Klasemen Baru & Poin Rossi di MotoGP 2016

Setelah balapan di Sepang ada perubahan pada poin Rossi, Lorenzo & Marquez pada klasemen MotoGP ...