Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Pengusaha Terkenal Jatim Ditangkap karena Kasus Pefodil, Puluhan Anak Menjadi Korban

Pengusaha Terkenal Jatim Ditangkap karena Kasus Pefodil, Puluhan Anak Menjadi Korban

pedofil

Seorang pengusaha terkenal di Jawa Timur ditangkap karena terlibat kasus fedofil, yaitu kelainan seks yang menjadikan anak-anak sebagai korbannya.  Yang menjadi korban pengusaha itu adalah anak-anak di Kediri, Jawa Timur, yang diperkirakan berjumlah puluhan. Informasi yang diperoleh dari sumber di Polres Kediri menyebutkan,  kasus pencabulan ini telah lama tercium masyarakat di Kediri. Begitu pula polisi setempat.

Namun karena pengaruhnya yang kuat, selama ini ia mampu melakukan berbagai upaya agar terlepas dari jerat hukum. Ia menyuap orang tua korban agar tidak melapor ke polisi. Bahkan pelaku juga kerap disebut-sebut menyuap polisi agar tutup mata atas tindak kejahatan terhadap anak ini.

“Selalu ada upaya damai dengan memberikan sejumlah uang kepada korban. Infonya justru difasilitasi oknum penyidik tertentu,” kata seorang sumber, yang menangani kasus dimaksud.

Tapi, untuk kali ini, pelaku sepertinya tidak bisa lagi menyuap korban. Ia pun ditangkap polisi sejak dua hari lalu.

Meski begitu,  ia tetap saja bisa keluar dari sel. Alasannya, sang pengusaha mengalami gangguan kesehatan dan perlu dirawat di rumah sakit.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni’am Sholeh dikabarkan berencna menemui Kapolres Kediri, Sabtu 1 Agustus 2015. KPAI ingin memastikan penanganan hukum atas pelaku kejahatan terhadap anak ini berjalan sebagaimana mestinya.

Selain itu, KPAI juga ingin memastikan kondisi pelaku di rumah sakit. Jika ternyata tidak layak dibantarkan, maka pelaku harus kembali ditahan. “KPAI juga akan mengunjungi korban,” tegasnya.

Pelaku, selain merupakan pengusaha kaya dan ternama di Jawa Timur, juga dikabarkan dekat dengan penguasa.  Boleh jadi inipula yang menjadi alasan  polisi belum mau menyebut namanya secara terbuka kepada publik.***

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...