Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Peraturan Pemerintah tentang BJPS Ketenagakerjaan akan segera dikeluarkan

Peraturan Pemerintah tentang BJPS Ketenagakerjaan akan segera dikeluarkan

18767_logo_bpjs_ketenagakerjaan

Pada hari Jum’at (5/6) kemarin, pemerintah menggelar rapat persiapan dimulainya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan pada 1 Juli 2015 . Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memimpin rapat, diikuti oleh Wapres Jusuf Kalla (JK).

Hadir pula dalam rapat yang dilakukan di Istana Bogor tersebut Kepala Staf Kepresidenan Luhut Pandjaitan, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri‎, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo dan Dirut BPJS Elvyn G Masassya.

‎Hasil rapat tersebut memutuskan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) sebagai turunan dari Undang-undang SJSN harus segera diterbitkan dalam waktu dekat.

“Kita selesaikan PP dan itu harus keluar sesegera mungkin, supaya bisa dimulai per 1 Juli 2015,” kata Menko Perekonomian Sofyan Djalil.

Yang menjadi perbincangan selama ini adalah besaran iuran. Terkait, untuk besaran iuran pensiun yang harus disetorkan belum dapat diungkapkan. Opsi yang selama ini dibahas adalah 8% sebagai usulan Kemenaker dan BPJS Ketenagakerjaan sementara 1,5% sebagai usulan dunia usaha.

“Nanti besaran iuran akan dicantum‎kan di PP. Tunggu saja PP-nya keluar sebentar lagi,” jelas Sofyan.

Pemerintah akan mempertimbangan beberapa hal dalam pengambilan keputusan, diantaranya makro perekonomian, kondisi perusahaan di dalam negeri hingga kesejahteraan para pekerjanya.

“Karena kita ingin mendapatkan angka yang tepat. Jadi semua permasalahan dipertimbangkan,” ujar Sofyan.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...