Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bedah Bank / Pertumbuhan Negatif Juga Dialami Oleh Bank Riau Kepri Pada Q1

Pertumbuhan Negatif Juga Dialami Oleh Bank Riau Kepri Pada Q1

Aktual Post – Bank Riau Kepri pada kuartal I/2015 mengumpulkan laba sebesar Rp 101,22 miliar mengalami penurunan sebesar Rp 50,84 miliar atau 33,43 % jika dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 152,06 miliar. Penurunan tersebut disebabkan perolehan pendapatan bunga bersih mengalami penurunan sebesar Rp 9,28 miliar, menjadi Rp 326,14 miliar pada kuartal I/2015, sedangkan pada kuartal I/2014 sebesar Rp 337,43 miliar.

Penurunan laba juga disebabkan karena NIM (Net Interest Margin) mengalami penurunan sebesar 2,69 % menjadi 6,38 % pada kuartal I/2015, sebelumnya kuartal I/2014 sebesar 9,07 %.

Dana masyarakat yang berhasil dihimpun pada kuartal I/2015 mencapai sebesar Rp 20,12 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar Rp 8,24 triliun atau 69,36 % jika dibanding posisi sama tahun 2014 sebesar Rp 11,88 triliun. Pertumbuhan dana tersebut berpengaruh terhadap Ratio LDR (Loan to Deposit Ratio) yang mengalami penuruanan, pada kuartal I/2014 sebesar 102,18 % turun menjadi 65,85 % pada kuartal I/2015.

Pertumbuhan fasilitas kredit yang diberikan sedikit mengalami peningkatan pada kuartal I/2014 sebesar Rp 12,15 triliun menjadi Rp 13,25 triliun pada kuartal I/2015. Kualitas kredit yang diberikan mengalami penurunan terlihat dari meningkatnya tingkat NPL (Non Performing Loan) gross semula pada kuartal I/2014 sebesar 2,90 % menjadi 3,23 % pada kuartal I/2015.

Total Asset Bank yang sahamnya dimiliki oleh 2 provinsi dan 19 Kabupaten ini mencapai Rp 26,25 triliun pada kuartal I/2015, mengalami peningkatan sebesar Rp 8,58 triliun atau 48,55 % jika dibanding posisi kuartal I/2014 sebesar Rp 17,67 %.

CAR (Capital Adequacy Ratio) masih terjaga dengan aman, mengalami penuruan tipis dari kuartal I/2014 sebesar 21,60 % menjadi 20,01 % pada kuartal I/2015.

Tingkat efisiensi mengalami penurunan dilihat dari ratio BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional) semula pada kuartal I/2014 sebesar 60,15 % menjadi 77,62 % pada kaurtal I/2015. Hal tersebut disebabkan meningkatnya beban kerugian penurunan nilai asset keuangan (impairment) dari Rp 12,21 miliar pada kuartal I/2014, menjadi Rp 58,73 miliar pada kuartal I/2015.

Tim Bedah Bank Aktual Post akan terus memantau perkembangan Bank Riau Kepri, kimi tunggu langkah strategis yang akan diambil oleh menejemen untuk memperbaiki kinerja sampai akhir tahun 2015.

Below Article Banner Area

Baca Juga

amnesti_pajak889

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...