Home / Berita / Dunia / Pihak Keluarga Muhammad Ali Kesal Tiket Proses Pemakaman ada yang Perjualbelikan

Pihak Keluarga Muhammad Ali Kesal Tiket Proses Pemakaman ada yang Perjualbelikan

muhammad_ali_

 

Tiket acara penghormatan terakhir untuk mendiang Muhammad Ali sudah dibagikan secara gratis. Tetapi ada sejumlah orang yang ingin mengambil keuntungan. Juru bicara keluarga, Bob Gunnell mengaku kalau perbuatan itu ilegal dan mereka yang berbuat bisa berurusan dengan hukum.

Keluarga Ali sudah menyiapkan 14.000 tiket untuk acara pemakaman legendaris tinju dunia di Cave Hill Cemetery. Gunnell menuturkan bahwa pelayat yang datang di gelombang pertama kemungkinan bakal memiliki tempat di acara sakral tersebut.

Banyak penggemar tinju mengumbar senyum, meneriakkan nama Ali, dan sejumlah orang menari setelah mendapatkan jatah empat tiket untuk menjadi bagian dari sejarah. Sementara tak sedikit orang yang meninggalkan dengan tangan kosong.

Mengingat keluarga telah menyediakan 14.000 kursi, ada segelintir orang yang ingin memanfaatkan situasi dengan menjualnya di situs online. Gunnell pun perbuatan itu sambil berkata bahwa hal tersebut adalah perbuatan tercela dan ilegal.

“Ini menyedihkan bahwa beberapa orang mencoba untuk mendapatkan keuntungan dari layanan khidmat seperti yang kita telah siapkan untuk penghormatan terakhir Muhammad Ali,” demikian sesal Gunnell seperti dikutip ESPN, Kamis (9/6).

Keluarga legendaris tinju kelas berat dunia tidak tinggal diam. Melalui jubir, mereka meminta kepada aparat kepolisian dan pejabat setempat untuk terus memantau iklan yang terdapat di situs online.

“Saya berharap warga yang awalnya mempunyai niat untuk membeli tiket untuk menghentikan cara seperti itu (tidak membeli). Muhammad Ali telah menuliskan wasiat bahwa ia ingin semua orang datang menyaksikan langsung prosesi pemakaman secara gratis dan terbuka untuk umum,” imbuhnya.

 

 

 

Baca Juga

Tombol Bixby Bakal Hadir di Galaxy A?

Jakarta – Fitur di ponsel flagship biasanya bakal dihadirkan di ponsel kelas di bawahnya. Begitu ...