Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Pilgub DKI 2017; Berikut Pidato Agus Harimurti Yudhoyono, Soal Pilihan dan Keputusan yang harus diambil

Pilgub DKI 2017; Berikut Pidato Agus Harimurti Yudhoyono, Soal Pilihan dan Keputusan yang harus diambil

agus-harimurti-yudhoyono

 

Bakal calon gubernur Agus Harimurti Yudhyono bersama pasangannya bakal cawagub Sylviana Murni telah mendaftar di KPU DKI pada Jumat (23/9) malam. Usai mendaftar, Agus Harimurti menyampaikan pidato di Wisma Proklamasi Jakarta Pusat yang merupakan Kantor Pusat Partai Demokrat.

“Hari ini hari yang panjang dan tidak mudah tapi bersejarah dalam perjalanan hidup saya. Tepat pukul 01.00 saya harus menentukan pilihan dan mengambil keputusan apakah saya akan tetap menjalani karier di militer atau menjalani pengabdian di lingkungan yang berbeda,” ujar Agus mengawali pidato dengan teks.

“Dua hari yang lalu ada empat partai politik yaitu PAN, PKB, PPP, dan Partai Demokrat serta sejumlah kalangan masyarakat, yang meminta kesediaan saya untuk dicalonkan sebagai gubernur DKI Jakarta. Waktu yang saya miliki untuk menjawab hal tersebut amat terbatas, saya baru kembali dari Darwin Australia membawa pasukan  yang saya pimpin dalam latihan bersama TNI AD dan angkatan darat Australia,” lanjut Agus.

“Seorang pemimpin harus bisa mengambil keputusan dan tanpa paksaan dan tekanan dari siapapun,” imbuhnya.

“Saya sangat memahami banyak yang merasa sedih, menyayangkan dan mempertanyakan keputusan yang saya ambil karena merasa bahwa saya memiliki karier dan masa depan yang baik di TNI,” katanya lebih lanjut.

“Tapi dengan hati yang tulus, saya menyakinkan bahwa rasa cinta saya pada TNI, yang telah melahirkan dan menempa saya …(terhenti menahan haru) …tidak akan pernah pudar…..dan pada kesempatan yang baik ini pula izinkan saya untuk mengucapkan rasa terima kasih, hormat dan juga bangga saya kepada para atasan, senior, kepada rekan perwira serta seluruh prajurit….seluruh prajurit yang pernah saya pimpin,…terus terang dengan hati yang berat, karena lebih dari 15 tahun saya berdinas di dunia keprajuritan, di jajaran TNI… yang saya cintai dan saya banggakan,” terang Agus.

“Namun saya mengatakan bahwa saya siap untuk melakukan pengabdian yang lain yaitu di dunia politik dan pemerintahan. Mohon maaf, sejatinya sebenarnya dari TNI pulalah saya belajar dan punya prinsip bahwa mengabdi untuk masyarakat, negara dan bangsa tidak mengenal batas waktu dan wilayah penugasan.”

“Saya dan Ibu Sylviana Murni bertekad dan berusaha sekuat tenaga membuat DKI Jakarta semakin maju, semakin aman, semakin tertib, ekonominya makin tumbuh, masyarakatnya makin sejahtera, kesenjangan sosial tidak semakin menjadi-jadi, hukum dan keadilan semakin tegak, kejahatan dapat semakin terus kita perangi, lingkungan kita makin terjaga, pemerintahan dikelola makin tertib,  transparan dan akuntabel serta terbebas dari penyimpangan hukum dan aturan serta terus mengatasi permasalahan yang nyaris permanen seperti banjir dan kemacetan.”

“Semboyan yang kami usung adalah ‘Jakarta untuk Rakyat’, karena Jakarta milik rakyat, milik kita semua,” jelas Agus.

Tampak Hadir dalam kesempatan tersebut kedua orang tua Agus yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono,  sang istri Anissa Pohan, serta adik Agus yaitu Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan istrinya Siti Ruby Aliya Radjasa.
 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...