Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Pilgub DKI 2017 : Ini Dia Cerita Sekjen PDI-P yang Minta Ridwan Kamil Agar tidak Maju di Pilgub DKI

Pilgub DKI 2017 : Ini Dia Cerita Sekjen PDI-P yang Minta Ridwan Kamil Agar tidak Maju di Pilgub DKI

sekjen pdip

Seperti diketahui kalau Walikota Bandung Ridwan Kamil sudah menyatakan dirinya tidak akan maju dalam pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta tahun 2017 mendatang, usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi 29 Februari 2016 lalu.

Tetapi ternyata, yang membujuk agar pria yang akrab disapa Kang Emil itu tidak ikut bertarung memperebutkan kursi DKI 1 adalah Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

“Pada tanggal 23 Februari 2016 menemui Pak Ridwan Kamil dengan ditemani Pak Andreas Perreira (Ketua DPP PDIP) di Bandung, merayu Pak Ridwan Kamil agar tidak maju di Pilkada DKI Jakarta,” ujar Hasto dalam acara ‘Pelatihan Manager Kampanye Pilkada Serentak Tahun 2017’ di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (5/4).

Hal itu karena bersamaan dengan Ketua Umum PDIP‎ Megawati Soekarnoputri merayakan ulang tahunnya di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Dalam acara itu, Megawati memberikan potongan tumpeng pertamanya untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Hal itu, sambungnya, diartikan oleh seluruh kader PDIP bahwa ketua umumnya mendukung Ahok dan wakilnya saat ini yang juga kader PDIP, Djarot Saiful Hidayat untuk kembali diusung pada Pilgub DKI tahun depan.

Walau pada akhirnya, Ahok menyatakan maju melalui jalur independen.

“Pilihan alternatifnya tadinya Pak Ahok. Tapi ternyata Pak Ahok memilih jalur perseorangan, tapi tetap menghormati pilihan Pak Ahok dengan perintah ibu ketua umum dengan mendukung penuh jalannya pemerintahan Ahok-Djarot hingga selesai 2017,” jelas Hasto.

Sikap Megawati itu, kata Hasto, harus dicontoh oleh seluruh kader PDIP. Yang ditujukan Megawati, Hasto menegaskan, adalah kedewasaan politik yang menghargai pilihan politik orang lain.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...