Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / Pilgub DKI 2017 ; Nusron Wahid bilang Kalau Ahok Butuh Dukungan Parpol di DPRD, Ini Alasannya

Pilgub DKI 2017 ; Nusron Wahid bilang Kalau Ahok Butuh Dukungan Parpol di DPRD, Ini Alasannya

Nusron_Wahid_Teman_Ahok

 

Ketua Korbid Pemenangan Pemilu Jawa dan Sumatera Partai Golkar, Nusron Wahid menyebut kalau Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok membutuhkan dukungan parpol di DPRD. Dukungan parpol akan menyokong kinerja Ahok kalau kembali terpilih dalam Pilgub DKI Jakarta tahun 2017.

“Ke depan dia tidak bisa sendirian tetap butuh parpol. Bangun daerah nggak bisa sendiri, harus bisa partner dengan parpol. Parpol yang mana? Yang mau mensupport. Dia kan butuh dukungan anggaran, policy, regulasi. Ubah regulasi kalau enggak didukung DPRD kan enggak bisa,” kata Nusron di Markas Teman Ahok, Graha Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (9/6).

Ditambahkan oleh Nusron, parpol yang mendukung Ahok sebaiknya tidak memberikan tekanan, barter, atau pun pesanan-pesanan yang tidak sesuai dengan visi misi. Jangan sampai, parpol yang mendukung nantinya menghambat kinerja reformasi birokrasi.

Menurut Nusron, banyaknya dukungan dari parpol akan memudahkan persetujuan kebijakan Pemprov di DPRD.

“Kalau seandainya Ahok didukung parpol kuat, banyak anggotanya di DPRD,” jelasnya.

Tentang pertemuannya dengan Teman Ahok, Nusron mengatakan dirinya mendapat restu dari partainya. Namun Golkar memang belum memutuskan dukungan resmi kepada Ahok.

“Jangankan parpol. Serumah saja bisa beda-beda pendapat perkara Ahok itu. Wajar yang penting bagaimana akhirnya nanti. Kalau misal beda-beda ini gimana. Saya akan mengusahakan di dalam internal kalau Golkar mengusulkan,” terangnya.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...