Home / Berita / Pilgub DKI 2017; Nusron Wahid : Kalau diangkat jadi Ketua Timses Ahok, Saya akan sowan ke Presiden Jokowi

Pilgub DKI 2017; Nusron Wahid : Kalau diangkat jadi Ketua Timses Ahok, Saya akan sowan ke Presiden Jokowi

Nusron_Wahid

 

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok mengungkapkan Nusron Wahid harus mundur terlebih dahulu apabila ingin menjadi ketua Timses pemenangannya di Pilgub DKI Jakarta 2017.

Terkait hal itu, Nusron buka tentang usulan Ahok.

“Gini ya, saya sudah sampaikan tadi pagi bahwa jabatan apapun itu amanah. Yang namanya amanah itu nggak boleh mengundurkan diri. Etika nggak bagus itu,” kata Nusron kepada wartawan di Warung Daun, Cikini, Jakpus, Sabtu (30/7).

Diakui olehnya, ia belum resmi masuk menjadi Timses Ahok.

“Timses itu kan kalau resmi apabila nanti dimasukkan ke KPU. Kalau sekarang ini baru bertugas untuk melakukan tugas komunikasi saja, kayak semacam koordinator komunikasi, mengundang rapat itu saja,” paparnya.

Namun, apabila nantinya dirinya diangkat menjadi timses, ada beberapa hal yang akan dilakukan Nusron. Di antaranya dia akan terlebih dahulu lapor ke Presiden Joko Widodo.

“Karena saya diangkat Pak Jokowi, terus (apabila) nanti diangkat jadi ketua timses, saya akan sowan ke Pak Jokowi. Pak Jokowi, saya diangkat jadi timses untuk Ahok, boleh apa tidak? Kalau boleh tentunya saya akan menangkap jabatan di sini, etik apa tidak? Diperkenankan apa tidak? Kalau diperkenankan, kamu sebaiknya cuti ya cuti. Kamu sebaiknya mundur, mundur. Kamu sebaiknya nggak usah, saya ikut. Yang namanya jabatan itu amanah, mundur nggak boleh, pamali namanya,” terangnya.
 

 

Baca Juga

Gunung Agung Awas, Menko Luhut Tinjau Pos Pengungsian di Klungkung

Klungkung – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi pos pengungsian di Klungkung, Bali. Walau ...