Home / Berita / Politik / Pilgub DKI 2017; Nusron Wahid Tidak Setuju Koalisi Besar Lawan Cagub Independen, Ini Alasannya

Pilgub DKI 2017; Nusron Wahid Tidak Setuju Koalisi Besar Lawan Cagub Independen, Ini Alasannya

282.Nusron_Wahid_Teman_Ahok

 

Ketua Korbid Pemenangan Pemilu Jawa dan Sumatera Partai Golkar Nusron Wahid mengungkapkan kalau koalisi besar parpol melawan calon independen seperti Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok tidak tepat. Parpol seharusnya melakukan koreksi internal untuk mendapat dukungan masyarakat dalam Pilkada.

“Kita membuka koalisi dengan parpol mana saja, koalisi kan ada tujuannya. Koalisi dengan PDIP (misal) dengan tujuan penguatan sistem partai politik ya ikut. Pengurus parpol kok mau memboikot parpol, tapi apakah kemudian penguatan parpol itu harus melawan calon independen tanpa melakukan sebuah intropeksi? Ya nggak bisa gitu dong,” papar Nusron di Markas Teman Ahok, Jakarta Selatan, Kamis (9/6).

Ditambahkan, kita jangan lihat calon independennya. Sebabnya apa? Akar masalahnya ada dimana ini.

Introspeksi parpol harus dilakukan karena adanya dukungan masyarakat terhadap calon independen. Ini berarti parpol harus menunjuk calon kepala daerah yang sesuai dengan keinginan masyarakat.

“Sekarang kita butuh introspeksi kenapa begini, ibarat warung sama-sama beli barang borongan kok ada orang yang jualan retail sebesar ini. Sementara ada barang gelondongan lebih murah, bisa jadi terlalu mahal, macam-macam mahal di politiknya, risikonya. Nah ini dijadikan introspeksi parpol mana pun. Mudah-mudahan dengan kondisi ini bisa dijadikan pelajaran bagi parpol untuk mendengar dan melihat apa sih kehendak rakyat,” jelas Nusron.

 

Baca Juga

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...