Home / Berita / Dunia / PLTN Terapung Pertama di Dunia, Akan dibangun Rusia dan Tiongkok

PLTN Terapung Pertama di Dunia, Akan dibangun Rusia dan Tiongkok

nuklir

Dua negara raksasa dunia, Rusia dan Tiongkok telah menyepakati untuk memulai proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) terapung pertama di dunia. Direncanakan, proyek itu akan dimulai tahun 2018 nanti.

Untuk menyukseskan pembangunan proyek PLTN terapung itu akan melibatkan dua perusahaan nuklir kedua negara yakni Rusatom (anak perusahaan Rosatom, BUMN Nuklir asal Rusia) dan China National Nuclear Corporation (CNNC) New Energy.

Dalam sebuah media online diberitakan kalau Rusia sudah melakukan penelitian di sektor energi nuklir dan mengidentifikasi persoalan geografis negara ini sejak tahun 1950-an, atau ketika negara itu masih berada di bawah Uni Soviet.

Kondisi geografi terkadang menjadi kendala bagi suatu negara untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dan pembangunan. Tak hanya Indonesia yang kesulitan menjangkau pulau terluar dan terpencil, Rusia juga punya persoalan untuk mengembangkan wilayah utara.

Seperti apa nantinya PLTN ini?

Menurut Rosatom, PLTN terapung cukup unik. PLTN ini tidak memiliki kapasitas besar, maksimal hanya 70 MW dan bisa dipindahkan ke mana-mana karena didirikan di atas kapal.
Jadi, seluruh produksi listrik akan berpusat di kapal yang bisa berlayar di lautan dan berlabuh di mana pun.

Lalu, dari segi keamannya, Rosatom memastikan pengayaan bahan bakar uranium yang digunakan untuk PLTN terapung itu tidak akan melebihi batas tingkat yang telah ditentukan oleh International Atomic Energy Agency (IAEA) dalam rezim non-proliferasi, yaitu 20 persen.

Hal tersebut untuk memastikan penggunaan PLTN terapung berada di bawah hukum internasional.

 

 

 

 

Baca Juga

IHSG Diperkirakan Bergerak di Kisaran 5.885-5.915

Jakarta – Pada perdagangan hari Rabu (20/09), IHSG ditutup dengan kenaikan tipis 0,09% ke level ...