Home / Berita / Dunia / PM Kanada Marah Besar Karena Warga Negaranya dieksekusi Abu Sayyaf

PM Kanada Marah Besar Karena Warga Negaranya dieksekusi Abu Sayyaf

pm kanada

 

Kelompok Abu Sayyaf seperti diberitakan nekat memenggal sandera asal Kanada, John Ridsel (68), pasca uang tebusan 300 juta peso tidak dibayar. Eksekusi pada Ridsel ini membuat para pejabat tinggi Kanada, termasuk Perdana Menteri Justin Trudeau, marah.

PM Trudeau mengutuk apa yang dia sebut sebagai ”pembunuhan berdarah dingin” terhadap salah satu dari dua warga Kanada yang diculik Abu Sayyaf tujuh bulan lalu.

Trudeau mengungkapkan dia marah setelah mendengar berita ada kantong plastik berisi kepala Ridsdel yang ini dibuang di jalan pada Senin malam oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor di Jolo, sebuah kota di Provinsi Sulu, Filipina.

”Kanada mengutuk kebrutalan para penyandera dan kematian yang tidak perlu ini,” demikian kesal Trudeau.

”Ini adalah tindakan pembunuhan berdarah dingin dan tanggung jawab terletak tepat pada kelompok teroris yang mengambil dia sebagai sandera,” terang PM Trudeau, seperti dilansir The Star, Selasa (26/4).

Untuk itu, Trudeau mengatakan Pemerintah Kanada berkomitmen untuk bekerja sama dengan Pemerintah Filipina dan mitra internasional untuk mengejar mereka yang bertanggung jawab atas tindakan keji ini dan membawa mereka ke pengadilan.

 

 

 

Baca Juga

Anak di Bawah 7 Tahun Masih Perlu Didampingi Saat Gosok Gigi Lho

Jakarta – Bunda udah mengajari anak menggosok gigi sendiri? Wah, bagus banget tuh, Bun. Tapi, ...