Home / Berita / Regional / Polisi Pekanbaru Culik & Perkosa Gadis, Kapolresta Malu!

Polisi Pekanbaru Culik & Perkosa Gadis, Kapolresta Malu!

“Ini benar-benar buat malu kesatuan. Saya kesal betul melihat anggota itu” ungkap Kapolresta Pekanbaru, AKBP Tony Hermawan (Kamis, 16/6/2016).

Polisi Pekanbaru Culik & Perkosa Gadis, Kapolresta Malu!

Anggota Polsek Tampan di Pekanbaru, diamankan setelah nekat menculik seorang gadis dan memperkosanya. Korban melapor ke Polresta Pekanbaru, pada Kamis (16/6/2016) sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam laporannya, korban mengadukan nasibnya yang diculik 4 pria.

Satu di antara pelaku adalah angggota Polsek Tampan, Brigadir M jabatan Unit Shabara Polsek Tampan. Dalam laporannya disebutkan, saat korban pulang kerja dengan sepeda motor diikuti mobil avanza warna biru. Setibanya di Jalan Naga Sakti, korban didesak untuk berhenti (Rabu, 15/6/16) pukul 17.30 WIB.

Setelah berhenti, satu pria keluar dari mobil dan memaksa korban untuk masuk dalam mobil. Warga yang ada di sekitar lokasi, mencoba menghampiri mobil tersebut. Pasalnya korban saat itu beteriak meminta tolong. Namun begitu warga mendekat, pria yang mengemudikan mobil yakni Brigadir M keluar.

Pria ini lantas mengacungkan senpinya sembari meletuskan sekali ke udara. Melihat hal itu, warga pun menghindar menjauh. Selanjutnya, korban dibawa ke arah jalan Garuda Sakti perbatasan dengan Kabupaten Kampar. Dalam perjalanan, Brigadir M dari jok depan pindah ke belakang.

Di dalam mobil itu korban diperkosa. Ketiga rekannya hanya membantu memudahkan pelaku untuk memperkosa. Usai puas melampiaskan nafsu bejatnya, korban ditinggalkan begitu saja. Korban mengetahui pasti bahwa pelakunya anggota polisi, karena pekaku memperkosa masih menggunakan pakaian dinas yang ditutup jaket.

Ketiga rekannya itu adalah, Inaf, Hen dan Kabul. Dalam keterangannya Kapolresta Pekanbaru, AKBP Tony Hermawan membenarkan kasus tersebut. Dia merasa malu dengan ulah anggotanya di Polsek Tampan itu. Pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum dan kode etik.

“Kini pelakunya sudah kita amankan. Ini benar-benar buat malu kesatuan. Saya kesal betul melihat anggota itu” ungkap AKBP Tony Hermawan, Kamis (16/6/2016).

Baca Juga

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...