Home / Berita / Ibu Kota / Polisi Tegaskan Aksi Pelemparan Batu di Tol Cipularang Tak Terkait Masalah Persib vs Persija

Polisi Tegaskan Aksi Pelemparan Batu di Tol Cipularang Tak Terkait Masalah Persib vs Persija

Pelemparan Batu di Tol Cipularang Tak Terkait Masalah Persib vs Persija
Bus yang dilempari (viva.co.id)
Pelemparan Batu di Tol Cipularang Tak Terkait Masalah Persib vs Persija – Polisi menegaskan kasus pelemparan batu di Tol Cipularang kepada pengendara mobil berplat B dan mengakibatkan satu orang tewas tak ada kaitanya dengan kisruh Persija Vs Persib. Hal ini ditegaskan oleh Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Faisal, seperti yang ditayangkan oleh Liputan 6 SCTV, Selasa (25/6/2013). Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Faisal mengatakan bahwa aksi pelemparan batu di Tol Cipularang yang menewasakn satu orang ini tak ada kaitannya dengan kisruh Persib vs Persija.

AKP Faisal juga menjamin tak ada keterkaitan antara  aksi bobotoh Bandung yang sempat merusak mobil berplat B di sejumlah tempat di Bandung sebagai aksi balas dendam setelah bus yang mengangkut pemain Persib diserang oleh Jak Mania. “Kita pastikan kejadian pelemparan batu ini tidak ada kaitannya dengan Viking (pendukung Persib),” kata AKP Faisal.

Sebagaimana yang dilansir oleh Lipuan 6.com, Minggu malam lalu sebuah Toyota Avanza bernomor polisi B 1580 FKC dilempar batu dari atas jembatan tol Copularang. Aksi pelemparan ini membuat seorang penumpang mobil yang duduk di bangku bagian depan samping supir tewas seketika. Agus Wahyudi (41) tewas setelah lemparan bau yang cukup berat dari atas tol Cipularang merusak kaca depan mobil dan langsung menghantam dirinya. Polisi mengatakan bahwa Agus Wahyudi adalah warga asal Kebumen yang tinggal di Bekasi dan baru saja melakukan perjalan ke kampung halamannya di Jawa Tengah itu.

Saat itu pukul 23.00 WIB mobil Avanza berplat B yang dikendarainya melaju di Tol Cipularang. Ketika melewati Jembatan penyebrangan Maracang di KM 97 arah Bandung-Jakarta, tiba-iba sebuah batu besar menghntan mobil yang dikebdarianya tepat ke arah bangku penumpang di samping supir dimana Agus sedang duduk. Tak hanya merusak mobil, lemparan batu yang cukup besar itu juga menewaskan Agus. Supir yang duduk disamping korban langsung kaget dna menghentikan mobilnya. Namun saat dicek, Agus sudah meninggal duania karena terkena lemparan batu yang cukup besar tersebut.

Sebelumnya sempat beredar rumor yang menyebutkan aksi pelemparan batu kepada mobil brplat B di tol Cipularang ini terkait konflik anatar dua tim sepakbola Persib dan Persija. Namun Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan bahwa pelaku pelemparan adalah beberapa pemuda yang sedang mabuk. Setelah satu jam pasca kejadian, kedua pelaku mabuk itu berhasil ditangkap dan diamnkan. “Kami masih menyelidiki motif pelemparan. Dua orang yang diamanakan itu diketahui sedang mabuk. Ditemukan juga beberapa botol minuman keras dan batu di tempat pelemparan. Orang itu kehilangan kesadaran karena mengonsumsi minuman keras,” pungkas Martin.

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...