Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Polisi Ubah Status Agus, Kini Margriet yang Jadi Tersangka Utama Pembunuhan Angeline

Polisi Ubah Status Agus, Kini Margriet yang Jadi Tersangka Utama Pembunuhan Angeline

Polisi Ubah Status Agus, Margriet yang Jadi Tersangka Utama Pembunuhan Angeline

Setelah sidang gugatan praperadilan yang diajukan Margriet ditolak hakim, status Agus Tay Hamba May sebagai tersangka utama pembunuhan Angeline (Engeline) bergeser. Kini polisi justru memfokuskan penyelidikan kepada Margriet, yang diduga memiliki peran sentral sebagai pelaku utama pembunuhan Angeline.

Seperti yang diketahui jika Hakim Pengadilan Negeri Denpasar, Achmad Petensili menolak gugatan praperadilan yang diajukan Margriet Megawe. Menanggapi ha itu Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hery Wiyanto menegaskan dengan ditolaknya gugatan praperadilan Margriet maka hukuman kepada tersangka lainnya menjadi berubah. (Baca Juga: Sidang Praperadilan Ditolak, Margriet Seperti Telur Di Ujung Tanduk).

Terlebih dalam beberapa keterangannya, Agus membuat pengakuan bahwa Margriet yang membunuh Angeline. Hery Wiyanto menambahkan pengakuan Agus dikuatkan dengan keputusan majelis hakim yang menolak praperadilan Margriet. “Agus bukan lagi tersangka utama, melainkan Margriet pelaku utama pembunuhan Angeline. Tentu saja itu mengubah pasal yang dikenakan kepada Agus” ungkap Hery Wiyanto, Sabtu (1/8).

Menurut Hery Wiyanto dengan ditolaknya praperadilan Margriet tersebut, pasal yang telah diberikan untuk Agus otomatis berubah. Agus dikenakan Pasal 338, 353 ayat 3 juncto Pasal 55 (KUHP). Pasal 338 merujuk pada penghilangan nyawa dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara, sementara pasal 353 merujuk pada penganiayaan yang direncanakan.

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...