Home / Berita / Politik / Politikus PDIP : MKD Harus segera tuntaskan kasus Setya Novanto Untuk Kembalikan Marwah DPR

Politikus PDIP : MKD Harus segera tuntaskan kasus Setya Novanto Untuk Kembalikan Marwah DPR

arya-bima

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Aria Bima mengungkapkan sidang kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla oleh Ketua DPR Setya Novanto terkait perpanjangan kontrak PT Freepot Indonesia, saat ini menjadi sorotan publik. Oleh karena itu, PDIP meminta Majelis Kehormatan Dewan (MKD) agar segera menuntaskan permasalahan itu.

“Sorotan publik terhadap lembaga DPR saat ini menurut saya sudah pada tingkatan titik nadir. Mulai dari pimpinan DPR dan komisi. Warna yang tercermin adalah tarik menarik kepentingan. MKD harus segera memutuskan sesuatu, atau jika mentok, bisa saja memutuskan untuk tidak membuat keputusan,” kata Bima, disela acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, di Klaten, Kamis (3/12) petang.

Ditambahkan oleh anggota Komisi VI DPR asal Solo ini, penyelesaian kasus Setnov sangat penting untuk mengembalikan marwah DPR sebagai lembaga representatif rakyat seperti yang telah disepakati bersama setelah reformasi.

“Harus ada rembug bersama soal DPR menyangkut kepentingan-kepentingan yang lebih besar yakni kepentingan rakyat banyak. Saya lihat kepentingan kelompok saat ini sudah mengancam kepenitngan nasional. Ini tugas DPR. Jangan hanya karena soal kasus rekaman pembicaraan Setnov dan bos Freeport, kepentingan rakyat, kepentingan bangsa yang lebih besar dikalahkan,” jelasnya.

Bima pun, menyayangkan akibat sikap anggota dewan, sekarang ini ketidakpercayaan publik bukan lagi pada perorangan, tetapi sudah pada institusi. Kepentingan rakyat secara keseluruhan, kata dia harus diutamakan.

“Saya prihatin dengan atmosfir soal pimpinan DPR terkait Freeport, Donald Trum, pembangunan gedung DPR dan lain-lain. Harus mulai dipikirlkan dalam konteks. kenegarawanan, jangan mengedepankan kepentingan kelompok. Dalam setahun ini belum muncul sesuatu yang membanggakan dari DPR,” tuturnya.

Bima melihat kalau persoalan Setnov berlarut-larut, DPR tidak akan pernah melakukan apa-apa, apalagi soal dinamika ekonomi global. Ia berharap persoalan MKD dan pimpinan DPR harus sesegera ada keputusan.

“Potensi disintegrasi bangsa yang saat ini mengintai, saya kira lebih penting untuk diselesaikan dari pada tarik menarik kepentingan,” ujarnya.

 

 

Baca Juga

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...