Home / Berita / Nasional / Posisi Denny JA Mulai Mengejar Obama

Posisi Denny JA Mulai Mengejar Obama

dennyja

Salah satu majalah terbesar di dunia, Majalah TIME, tak hanya memilih Person of the Year setiap tahun. Kini majalah dengan sirkulasi terbesar di dunia itu memilih tokoh paling berpengaruh di internet.

Di laman time.pinnion.com, tak diduga dari 30 tokoh yang dipilih, terdapat nama Denny JA, pendiri LSI, yang kini aktif mengkampanyekan Indonesia Tanpa Diskriminasi. Di dalam list itu, Denny JA bersaing dengan Presiden Barack Obama, Presiden Argentina Cristina Fernández de Kirchner, Perdana Menteri India Narendra Modi, serta selebriti dunia seperti Shakira dan Justin Bieber.

Terjadi dinamika susul menyusul yang signifikan di papan atas poling tokoh dunia paling berpengaruh di internet yang digelar Pinnion.Com.

Posisi Denny JA, hingga berita ini dibuat, melesat dari posisi ke-10 ke posisi ke-7. Dukungan yang diberikan naik signifikan dari 4 persen menjadi 6 persen. Posisi Denny JA semakin mendekati Presiden AS Barack Hussein Obama yang berdada di posisi ke-4.

posisinya hanya dipisahkan oleh komentator politik Matt Drudge di posisi ke-5 dan penyanyi muda Taylor Swift yang kini digemari remaja-remaja putri Indonesia di posisi ke-6.

Adapun posisi pertama dan kedua masih diduduki Nash Grier (13 persen) dan Vani Hari alias Food Babe (10 persen).

Denny JA sendiri masuk nominasi orang berpengaruh di dunia tidak lepas dari ciutannya di Twitter jelang pemilihan presiden Indonesia tahun lalu. Di akunnya, @DennyJA_World, Denny menyatakan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2014.

Dengan RT ini, anda ikut memenangkan Jokowi-JK. Pilih pemimpin yg bisa dipercaya (Jokowi) dan pengalaman (JK). #DJoJK,” kicau Denny pada 4 Juni 2014 lalu.

Tak ayal, sebanyak 1 juta akun me-retwitt ciutannya itu dan menempati peringkat kedua retwitt terbanyak di dunia setelah foto selfie Ellen De Generes saat membawakan acara penghargaan Piala Oscar.

Dalam keterangan pers-nya, Denny mengungkapkan,”Saya tak menduga. Tentu saya mengapresiasinya karena yang memilih adalah majalah dunia sekaliber Time. Internet adalah teknologi yang memperkuat individu. Ini teknologi pembebasan (liberation technology).”

 

 

 

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...