Home / Berita / Nasional / Prabowo Tidak Bakal Prioritaskan Kader Gerindra Di Kabinet

Prabowo Tidak Bakal Prioritaskan Kader Gerindra Di Kabinet

Ketua dewan pembina partai gerindra prabowo subianto menegaskan tak lagi mengistimewakan kadernya di kabinet, apabila dirinya terpilih sebagai presiden pada penentuan umum mendatang.

Prabowo Subianto_1

Prabowo menjelaskan, kandidat menteri yang terpilih dapat datang dari partai manapun dengan syarat mempunyai integritas serta kualitas paling baik di bidangnnya.

“Saya yang minta jokowi dari bu mega untuk mencalonkan diri lantas gubernur. saya juga yang minta basuki jadi calon wakil gubernur waktu dia tetap kader golkar. mereka tidak dari partai saya, namun saya menentukan mereka dikarenakan berkwalitas memperbaiki jakarta, ” tuturnya dalam acara seminar singapore chamber of commerce in indonesia ( scci )’s, di hotel grand hyatt, jakarta, rabu ( 29/5/2013 ).

Langkah ini, prabowo mengakui, telah dikerjakan pihaknya serta dapat jadi kebijakan pertamanya waktu terpilih jadi presiden kelak. putra begawan ekonomi, soemitro ini, menyebutkan individu paling baik mempunyai keharusan memperbaiki indonesia dalam beragam perihal. layaknya buruknya sistem managemen, tingkah laku korupsi, inefisiensi biaya serta rendahnya nasionalisme.

“Anak menteri serta jenderal sekolah di luar negeri. itu bukti elite tahu sesungguhnya sistem pendidikan di indonesia punya masalah serta butuh diperbaiki. kita tidak ingin terus-terusan jadi produsen tki, ” tegasnya.

Prabowo juga menanggung dapat mengambil kebijakan tidak populis untuk keperluan nasional. kebijakan tidak populis itu dulu dikerjakannya waktu bersua dengan presiden sby pada 11 maret lantas. di dalam dorongan sebanyak kadernya untuk tidak menyetujui penghapusan subsidi, sebaliknya dia justru merekomendasikan perihal itu pada sby untuk dikerjakan.

“Bukan popularitas yang saya mencari, namun keperluan nasional yang saya utamakan. subsidi cuma menghaburkan apbn serta mengerus cadangan daya indonesia, ” jelasnya.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...