Home / Berita / Presiden Filipina Duterte tegaskan Presiden Obama Harus Dengarkan Saya dulu Sebelum Bicara Soal HAM

Presiden Filipina Duterte tegaskan Presiden Obama Harus Dengarkan Saya dulu Sebelum Bicara Soal HAM

Duterte-

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengungkapkan kalau Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama harus mendengarkan pendapatnya soal Hak Asasi Manusia (HAM), sebelum berbicara mengenai isu lainnya. Duterte dan Obama dilaporkan bakal bertemu di sela-sela Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Laos, pekan depan.

Di hadapan para wartawan di Manila, Duterte mengaku siap untuk melakukan pertemuan dengan Obama di sela-sela KTT ASEAN. Saat disinggung apakah dirinya bersedia untuk membahas isu HAM dengan Obama, Duterte menyebut tergantung kepentingannya.

“Mereka harus memahami masalah yang pertama, sebelum kita berbicara tentang HAM, dimana saya akan bersikeras, dia (Obama) harus mendengarkan saya. Ini adalah apa masalahnya, setelah itu kita bisa bicara,” jelas Duterte seperti dilansir Reuters pada Rabu (31/8).

AS merupakan salah satu negara yang menyatakan keprihatinan tentang meningkatnya pembunuhan terkait narkoba sejak Duterte menjadi presiden dua bulan lalu. Operasi anti-narkoba yang dilakukan Duterte telah memakan ratusan korban jiwa.

Sementara Duterte sendiri sedari awal memang telah menegaskan dia akan menggenyahkan semua pengedar narkoba di negaranya, dengan cara apapun. Salah satu cara yang dipakai adalah tembak di tempat bagi pengedar narkoba yang melawan atau berusaha kabur.

 

 

Baca Juga

Die Borussen Percaya Diri Ladeni Tantangan Madrid

Dortmund – Borussia Dortmund tidak gentar dengan juara bertahan Real Madrid. Hasil positif yang belakangan ...