Home / Berita / Presiden Filipina Duterte Umumkan kalau “Negara Tanpa Hukum”, Pasca Abu Sayyaf Mengebom

Presiden Filipina Duterte Umumkan kalau “Negara Tanpa Hukum”, Pasca Abu Sayyaf Mengebom

duterte77

Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada hari Sabtu (3/9) mengumumkan kalau Filipina dalam keadaan “state of lawlessness” atau negara tanpa hukum, sebuah istilah negara dalam kondisi anarkis. Keadaan tersebut diumumkan pasca mengguncang Davao yang menewaskan 14 orang.

Kelompok Abu Sayyaf sendiri sudah mengklaim sebagai dalang pengeboman di pasar malam di Davao, kota yang jadi kampung halaman Duterte. Disamping 14 orang tewas, bom tersebut menyebabkan puluhan orang lainnya terluka.

”Saya harus menyatakan keadaan kekerasan tanpa hukum di negara ini, itu bukan darurat militer,” ujar Duterte kepada wartawan di jalanan Davao saat fajar.

”Saya punya kewajiban ini untuk melindungi negara ini,” lanjutnya seperti dikutip Reuters.

 

Baca Juga

Fanboy Apple Tak Mau Buru-buru Pakai iOS 11

Jakarta – Apple baru saja merilis pembaruan iOS 11 dengan sejumlah fitur baru. Kendati demikian, ...