Home / Headline / Presiden Jokowi Akan Buka Program Bela Negara, Kemhan Bilang Bagian dari Revolusi Mental

Presiden Jokowi Akan Buka Program Bela Negara, Kemhan Bilang Bagian dari Revolusi Mental

diklat-bela-negara-pns-kemhan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan membuka pembinaan kader Bela Negara pada 19 Oktober 2015 mendatang. Disamping membuka, Prsiden Jokowi nantinya juga akan melantik para kader itu.

Dari 45 kabupaten/kota di Indonesia, masing-masing diwajibkan mengirimkan 100 orang. 100 orang itu nantinya akan berasal dari beragam profesi.

Lalu, seperti apa sih bela negara itu?

“Kegiatan ini sudah sejak 15-20 tahun lalu, tapi baru dilaksanakan dalam skala nasional sekarang ini,” ungkap Direktur Bela Negara Kementerian Pertahanan Laksamana Pertama TNI M Faisal, seperti dilansir sebuah media online hari Senin (12/10) kemarin.

Mulai tahun 2015 ini, pelaksanaan program bela negara tidak hanya dilaksanakan dilingkungan Kementerian Pertahanan, namun juga di semua lini. Bela negara bukanlah kegiatan militer melainkan untuk menumbuhkan kecintaan kepada NKRI.

“Ini sebagai bagian dari revolusi mental. Orang salahnya, bela negara itu dianggap kegiatan seperti militer, padahal bela negara adalah bagaimana menumbuhkan kecintaan kepada NKRI, semangat berbangsa dan bernegara,” kata Faisal.

Ditambahkan pula olehnya, Narkoba ancaman bukan? dengan pelatihan bela negara warga jadi tanggap. Lainnya misal ancaman budaya, teknologi membuat budaya asing bisa dengan mudah masuk ke Indonesia. Kenapa baru sekarang? karena bertepatan dengan semangat revolusi mental.

 

 

 

 

Baca Juga

Tak Ada Lagi Foto Mischa Chandrawinata di Instagram, Jessica Mila Bantah Putus

Jakarta – Hubungan Jessica Mila dan Mischa Chandrawinata sudah terjalin cukup lama. Namun akhir-akhir ini, ...