Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Presiden Jokowi Banjir Pujian dan Apresiasi, Tentang Satu Hal Ini

Presiden Jokowi Banjir Pujian dan Apresiasi, Tentang Satu Hal Ini

jokowi-7

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kalau belum ada pikiran untuk meminta maaf kepada PKI. Sikap dari orang nomor satu di negeri ini kemudian dipuji dan dapat apresiasi dari berbagai pihak.

Beberapa tokoh yang menghadiri acara Apel Besar Umat Islam memperingati peristiwa pengkhianatan dan pemberontakan PKI terhadap NKRI di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10) sore memberikan apresiasi dan pujiannya.

Acara yang dihadiri oleh sejumlah ulama seperti KH Ahmad Kholil Ridwan pimpinan Ponpes Al-Husnayain dan Kh Rosyid Abdullah Sayafii. Disamping itu, dihadiri juga oleh Mayjend (purn) Budi Sudjana dan mantan Danjen Kopasus Muhdi PR. Sementara para peserta yang hadir merupakan para pelajar SMA dan santri pesantren KH Noer Ali.

“Saya hari ini mengapresiasi dan harus kita dukung sepenuhnya pernyataan Presiden bahwa dia tidak akan pernah memaafkan kepada PKI, itu harus kita kawal, kita dukung jangan sampai nanti ada orang di sekitar beliau yang membisikkan supaya memaafkan PKI,” ungkap Muchdi dalam sambutan acara.

Ditambahkan pula oleh Muchdi bahwa ada aktor utama yang menginginkan peristiwa PKI dimaafkan. Dia menyesalkan munculnya wacana itu.

“Padahal itu hanya segelintir saja dibandingkan korban umat islam, korban kyai kita, pelajar kita, pemuda kita, bahkan Alhamdulillah saya bisa berdiri di sini mungkin kalau PKI menang saya tidak bisa hadir pada kesempatan ini,” jelas Muchdi.

Sudah seharusnya, kata Muchdi, rakyat Indonesia mendukung langkah presiden. Agar hal ini tidak terjadi lagi agenda memaafkan PKI.

“Kita dukung Presiden agar jangan sampai ada orang-orang dan itu kita jaga, kita kawal, jangan sampai ada orang-orang yang masih membisikkan kepada beliau bahwa PKI harus dimaafkan,” imbuh Muchdi.

Sedangkan di tempat yang sama, KH Ahmad Cholil Ridwan Pimpinan Ponpes Al-Husnayain menuturkan bahwa memori pengkhianatan PKI harus selalu diingatkan kembali setiap tahunnya. Jangan sampai generasi muda, lupa terhadap apa yang terjadi pada tahun 1965.

Ditambahkan pula, dirinya mengusulkan film pengkhianatan Gerakan 30 September 1965/PKI di televisi nasional diputar setiap tanggal 30 September, untuk mengingatkan kembali.

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...