Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / Presiden Jokowi Bicara Pembajakan dan Hak Cipta di depan ASIRI

Presiden Jokowi Bicara Pembajakan dan Hak Cipta di depan ASIRI

presiden-jokowi-pidato

Pada hari Senin (18/5) Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kedatangan pengurus Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri) dan Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia di Istana Negara Jakarta.

Sejumlah artis tampak hadir seperti Anang Hermansyah, Ashanti, Sam Bimbo, Dwiki Dharmawan, Vena Melinda, Zaskia Gothik. Sementara tak ketinggalan pula Mensesneg Pratikno, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, Menperin Saleh Husein, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Menurut Triawan Munaf,”Tema pertemuan adalah tentang pemberantasan pembajakan dan hak cipta.”

Presiden, lanjutnya, punya komitmen lindungi seniman, UU dan perangkat sudah ada tapi penegakan hukum yang perlu ditingkatkan.

Sementara itu Presiden Jokowi menuturkan,”Akan mendorong perbaikan pengelolaan dana royalti untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor tersebut.”

Sekarang, kata Jokowi, ada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional, memang harus didorong terus untuk mengelola pengumpulan royalti yang ada.

Ia meminta lembaga tersebut bekerja sama dengan instansi pemerintah lain dalam pengelolaan dana dari royalti.

“Saya minta agar lembaga yang sudah ada betul-betul produktif. Jangan sampai sudah dibentuk tapi tidak punya fungsi nyata,” tutur Jokowi.

Dimata Jokowi, terkait dengan hak cipta, seharusnya pencipta lagu, pemusik saat ini sudah kaya.”Pasti lebih kaya pemusik, penyanyi, pengarang lagu, daripada saya,” katanya.

Jokowi juga menyebutkan seandainya masalah hak cipta seperti pembajakan dapat diatasi maka pertumbuhan industri kreatif akan langsung loncat atau tumbuh pesat karena hak cipta dihargai.

Tak bisa dibantah, bila dirinya menyatakan masalah pembajakan ada di depan mata.

“Gak usah tanya dimana orang jualan CD, DVD, VCD bajakan, semua orang tahu. Saya tanya bapak ibu juga semua tahu tempatnya dimana, apalagi penegak hukum, Kapolri, pasti tahu,” ungkapnya.

Namun demikian, tak sulit untuk mengatasi masalah itu, hanya dibutuhkan niat dan kemauan serta konsistensi saja.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...