Home / Headline / Presiden Jokowi Ingin KPK Tetap Kuat, Revisi UU KPK Ditunda

Presiden Jokowi Ingin KPK Tetap Kuat, Revisi UU KPK Ditunda

rapat konsultasi_istimewa

Pemerintah dan DPR hari Selasa (13/10) sore melakukan rapat konsultasi mengenai rencana revisi UU KPK. Rapat yang berlangsung selama 90 menit itu kemudian menghasilkan keputusan untuk menunda revisi UU No 30/2002 tersebut.

“Tadi konsultasi pimpinan DPR dan Presiden Jokowi telah dilakukan dan kita sepakat penyempurnaan UU KPK itu kita masih menunggu pada persidangan yang akan datang,” tutur Menko Polhukam Luhut Panjaitan dalam jumpa pers usai rapat di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/10) seperti dilansir sebuah media online.

Penundaan revisi UU KPK karena ingin fokus benahi masalah ekonomi. Intinya Presiden Jokowi berkeinginan agar KPK tetap kuat.

“Kita lihat perkembangan keadaan ekonomi kita. Bagaimana ke depan. Tapi presiden tetap ingin KPK kuat,” ujar Luhut.

Ditambahkan oleh Luhut, pemerintah akan fokus dulu membenahi masalah ekonomi. “Tapi kita juga menghitung lebih nyaman dulu. kita konsentrasi pada perbaikan ekonomi kita,” imbuhnya.

Walau demikian, pembenahan pada lembaga itu juga tetap saja perlu dilakukan. Namun dirasa sekarang bukanlah waktu yang tepat.

Rapat konsultasi sendiri selain dihadiri Presiden Jokowi, juga hadir Menko Polhukam Luhut Panjaitan,Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly,Mensesneg Pratikno, Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Sementara dari pihak DPR tampak hadir Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan.

 

 

 

Baca Juga

Kocak! Video Selebgram Ini Ledek Orang yang Sedang Diet

Rabu,18/10/2017 15:02 WIB Browser anda tidak mendukung iFrame Erik Ortiz adalah seorang selebgram yang terkenal ...