Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Presiden Jokowi : Kita Harus Selalu Ikuti Trending Topic, Kalau Tidak Malu…

Presiden Jokowi : Kita Harus Selalu Ikuti Trending Topic, Kalau Tidak Malu…

presiden-jokowi-_150225125547-883

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari Rabu (18/11) ini membuka acara Konvensi Nasional Humas (KNH) 2015 Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia di Istana Negara, Jakarta Pusat. Acara itu dihadiri oleh ratusan praktisi PR (Public Relation).

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi bicara mengenai pentingnya kepekaan terhadap informasi. Siapapun yang ketinggalan informasi di masa kini akan malu.

“Kita sekarang ini mengalami trasformasi media yang luar biasa, kecepatannya luar biasa. Kita melihat, membaca, tidak hanya dari media mainstream, koran, majalah, TV. Tidak hanya dari media online, tetapi sekarang jurnalisme masyarakat itu hampir setiap detik muncul isu-isu yang berubah-rubah,” kata Presiden Jokowi seperti dilansir sebuah media online.

Presiden Jokowi juga menambahkan,”Hari ini trending topicnya apa? Dengan jelas bisa kita baca. Paling ramai apa, ‘Papa minta pulsa’, diganti ‘Papa minta saham’.”

Kemudian Presiden Jokowi juga menyoroti perkembang media sosial. Indonesia merupakan salah satu negara yang penduduknya banyak memanfaatkan media sosial.

“Bisa kita lihat juga fotonya, Instagram, Path, Twitter, Facebook. Berapa sekarang pengguna Twitter di Indonesia? 32 juta. Facebook 76 juta. Internet user berapa sekarang? Akhir tahun 100 juta,” terang Presiden Jokowi. Hal itu menurutnya  memicu perubahan digital ekonomi.

Digital ekonomi, katanya, juga berkembang cepat. Hitung-hitungan kita berubah. Perkiraan dari Ernest and Young tahun ini ada potensi USD 13 miliar. 2020 sudah mencapai USD 130 miliar. Berarti sudah berapa itu? Rp 2.000-an triliun. Sehingga perubahan ini sangat cepat sekali.

“Sehingga PR-PR sekarang harus baca terus, yang baru ngehits apa, trending topik apa? Harus selalu mengikuti. Kalau enggak, kita bicara individu dengan individu, kita jadi enggak ngerti, malu kita, karena perubahannya detik per detik. Saluran media semakin beragam dan kita berada di era sosial media yang membuat jejaring media, berbeda 10-20 tahun lalu,” jelasnya.

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...