Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Presiden Jokowi : Kondisi Keamanan Jakarta Sudah Terkendali Pasca Aksi Teror Bom

Presiden Jokowi : Kondisi Keamanan Jakarta Sudah Terkendali Pasca Aksi Teror Bom

presiden jokowi_tinjau_tkp77

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kalau kondisi keamanan di Jakarta sudah terkendali pasca adanya aksi teror dan peledakan bom di kawasan Jalan MH Thamrin Jakarta, Kamis siang.

Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana dalam keterangannya di Jakarta seperti dilansir Antara, menyebutkan, penegasan itu disampaikan Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas di Istana Merdeka Jakarta, membahas kondisi keamanan.

Presiden Jokowi memberikan apresiasi pada Kepolisian dan aparat keamanan lainnya karena dengan cepat mengendalikan situasi dan memulihkan keamanan.

Dinyatakan bahwa bangsa, negara dan rakyat tidak boleh takut dan tidak boleh kalah dari aksi teror.

Presiden juga memerintahkan Menteri Kesehatan untuk mengurus pengobatan semua korban luka-luka yang sedang dirawat di beberapa rumah sakit di Jakarta.

Sementara itu Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada wartawan di Kantor Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengendalikan secara keseluruhan keamanan dan lalu lintas telah dibuka kembali.

Pramono menegaskan bahwa peristiwa ledakan dan tembakan tersebut hanya terjadi di perempatan Jl. MH Thamrin dan Jl Wahid Hasyim atau yang dikenal sebagai perempatan Sarinah dan di kafe yang terletak di Skyline Building.

“Kami minta tolong kepada semua pihak untuk tidak mempublikasikan info yang tidak valid,” tutur Pramono.

Pemerintah, sambung Pramono, akan menanggung semua biaya rumah sakit bagi korban dari peristiwa ledakan dan tembakan tersebut.

“Sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah,” jelasnya.

Dijelaskan oleh Pramono bahwa jumlah korban yang meninggal dunia adalah tujuh orang. Dari tujuh orang tersebut, lima adalah pelaku dan dua orang lainnya korban dari masyarakat.

Dua korban masyarakat tersebut terdiri dari satu Warga Negara Kanada, dan satu lagi Warga Negara Indonesia (WNI).

“Yang luka jumlahnya 15 bertambah 5, hingga menjadi 20 orang. Lima tambahan itu dari Polisi,” tutur Pramono.
 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...