Home / Headline / Presiden Jokowi : Menteri Fokus Kerja, Jangan Sibuk jadi Komentator

Presiden Jokowi : Menteri Fokus Kerja, Jangan Sibuk jadi Komentator

045272700_1444987062-20151016-Jokowi4

 

Seperti diketahui kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) Senin (7/12) kemarin emosinya meluap mengomentari kasus ‘Papa Minta Saham’ yang mencatut namanya. Ketika memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Bogor hari ini, Selasa (8/12), Presiden Jokowi sedikit emosi. Kali ini ditujukan ke menteri-menteri kabinet kerja.

“Menteri fokus bekerja, jangan sibuk jadi komentator,” ujar Presiden Jokowi.

Kepada seluruh menteri, Presiden Jokowi menyampaikan, pemerintahannya sudah berjalan selama lebih dari setahun. Kepala Negara menekankan, semua menteri tidak boleh santai-santai dan harus bekerja maksimal. Menteri diminta fokus dan tak takut membuat terobosan bermanfaat bagi rakyat.

“2016, Sejak Januari harus berlari cepat, saya tidak ingin kita semua terjebak pada rutinitas, business as usual, monoton, kita harus bawa tradisi baru, pola baru, cara baru, yang pertama masalah orientasi. Semuanya harus berani membalikkan bahwa orientasi kita bukan prosedur, tapi orientasi hasil, prosedur mengikuti. Ini yang harus dibalik total, semuanya,” tegas Presiden Jokowi seperti dilansir sebuah media online.

Presiden Jokowi juga meminta birokrasi berbelit dihapus. Jokowi menyebut ada 42.000 regulasi berupa perpres, PP, permen, yang tahun depan harus dipangkas.

“Minimal separuh di seluruh kementerian, aturan-aturan ruwet buat kita terbelenggu, tidak fleksibel, tidak bisa melompat,” tambahnya.

 

 

Baca Juga

Tolak PKI dan Perppu Ormas, Aksi 299 akan Digelar di DPR

Jakarta – Aksi turun ke jalan akan dilakukan pada Jumat (29/9) nanti. Aksi ini akan ...