Home / Headline / Presiden Jokowi Setuju, Pelaku Paedofil diberi Hukuman Kebiri

Presiden Jokowi Setuju, Pelaku Paedofil diberi Hukuman Kebiri

ilustrasi predator anak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui untuk memberikan hukuman tambahan bagi para pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak. Bentuk hukuman tambahan itu adalah pengebirian syaraf libido.

“Munculnya kekerasan seksual terhadap anak, beliau setuju pengebirian syaraf libido. Mungkin nanti akan segera terbit Perppu,” ungkap Mensos Khofifah Indar Parawansa usai rapat di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (20/10) kemarin seperti dilansir sebuah media online.

Di dalam rapat itu hadir pula Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Menteri PPPA Yohana Yembise, Menkes Nila F Moeloek, Jaksa Agung Prasetyo, Kapolri Jederal Badrodin Haiti, Memdikbud Anies Baswedan, Seskab Pramono Anung dan Ketua KPAI Asrorun Niam.

Jaksa Agung menegaskan bahwa nantinya ketika peraturan sudah ada, maka hukuman langsung ditegakkan. Prasetyo beranggapan bahwa hukuman kebiri bisa membuat efek jera bagi para predator seksual.

“Ini bisa menjerakan dan menimbulkan orang harus berpikir seribu kali. Tak mustahil nantinya akan dikeluarkan Perppu,” ungkap Jaksa Agung.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek menjelaskan tentang teknis pengebirian yakni dengan suntik. Namun teknis lebih lanjut akan diatur kemudian.

Sedangkan Menteri PPPA lebih menekankan pada pemberian pendidikan pranikah agar orang tua mampu mendidik anaknya. Peran orang tua tak hanya fungsi biologis saja, tetapi juga ada fungsi sosialisasi dan afeksi.

 

 

 

 

Baca Juga

Praperadilan AW-101 Berisiko Pengaruhi Penyidikan POM TNI

Jakarta – Tersangka proyek pengadaan helikopter Agusta Westland 101 (AW-101), Direktur PT Diratama Jaya Mandiri ...