Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Presiden Jokowi Setuju Tanggal 9 Desember 2015 Hari Libur Nasional

Presiden Jokowi Setuju Tanggal 9 Desember 2015 Hari Libur Nasional

uploads--1--2015--05--13206-pilkada-serentak-2015-panwaslu-ngawi-gadaikan-bpkb-anggota-untuk-biaya-bentuk

Bangsa Indonesia telah menyusun agenda besar nasional berupa pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) secara serentak di sejumlah daerah. Rencananya Pilkada serentak Gubernur, Bupati dan Walikota akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2015. Ada sekitar 260 kabupaten dan kota serta 9 provinsi yang menyelenggarakan Pilkada serentak.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan pilkada, Presiden Joko Widodo menyetujui 9 Desember 2015 akan menjadi hari libur nasional.

‎”Dan saya sampaikan apresiasi bahwa Presiden (Jokowi) menyetujui usulan supaya 9 Desember 2015 menjadi hari libur, hari libur nasional, sekaligus memberi kesempatan pemilih untuk menjalankan haknya memilih,” ungkap Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu‎, Jimly Asshiddiqie di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7).

Ditambahkan olehnya, hingga saat ini persiapan penyelenggaraan pilkada serentak sudah sesuai yang diharapkan. Untuk itu, mendekati pelaksanaannya, Jimly berharap tidak ada lagi perubahan aturan terkait pilkada serentak tersebut.

Disamping itu, sekalipun beberapa partai sedang mengalami masalah internal, Jimly memastikan seluruh partai akan mengikuti pilkada serentak dan menetapkan beberapa calonnya.

‎”Kami juga memastikan semua partai ikut serta, mudah-mudahan PPP juga tidak ada masalah, Golkar juga ikut, semua sudah siap, alhamdulillah,” kata Jimly

Mengenai kenetralan pemda, Jimly pun mengimbau seluruh pemerintah daerah untuk tetap netral, terutama jika ada pasangan incumbent atau petahana.

Agar hajat besar bangsa ini berjalan lancar dan sukses, Jimly Asshiddiqie menuturkan kalau ia terus berkonsultasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu).

 

 

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...