Home / Berita / Ibu Kota / Putusan MK Ringankan Calon Independen, Ahok : Pengumpulan 1 Juta KTP Jalan Terus Sebagai Bukti Dukungan

Putusan MK Ringankan Calon Independen, Ahok : Pengumpulan 1 Juta KTP Jalan Terus Sebagai Bukti Dukungan

ahok333

Putusan MK Ringankan Calon Independen, Ahok : Pengumpulan 1 Juta KTP Jalan Terus Sebagai Bukti Dukungan

Hari Selasa (29/9) ini Mahkamah Konstitusi (MK) membuat keputusan dimana meringankan syarat pencalonan kepala daerah independen. Kalau seseorang ingin maju lewat jalur independen di DKI, maka ia hanya perlu mengumpulkan fotokopi KTP sebanyak 525 ribu.

Jumlah sebanyak itu berdasarkan DPT PIlkada DKI 2012 yakni pemilik suaranya sebesar 7 juta jiwa.

Tentu saja dengan adanya putusan MK ini, Ahok minimal harus mengantongi KTP sebanyak 7,5 persen dari 7 juta DPT yakni 525 ribu fotokopi KTP.

Kalau sebelum aturan diubah, Ahok harus mengantongi dukungan KTP 7,5 persen dari 10 juta penduduk atau 750 ribu fotokopi KTP.

Walau aturan itu diringankan, Ahok tak mengendurkan perjuangan mengumpulkan fotokopi KTP. Dia mengungkapkan akan tetap mengumpulkan 1 juta fotokopi KTP dengan alasan sebagai bukti masih didukungnya Ahok oleh warga.

“Kalau putusan MK lebih turun lagi, tetap kita minta satu juta, satu juta kan bukti kalau orang pengin kita maju lagi,” ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9).

Menurut Ahok putusan MK akan memudahkan calon-calon non partai untuk maju di Pilkada DKI. Kemudian ia mencontohkan Adhyaksa Dault yang mulai disebut namanya sebagai calon DKI 1. Hal ini pun akan berdampak mengurangi ketergantungan calon pada partai politik.

“Kalau diturunkan lebih baik, Pak Adhyaksa enggak  dapat partai, dia bisa lewat independen, ya kan? Berarti para peserta di tahun 2017 jauh lebih banyak, enggak perlu tergantung partai, orang-orang biasa bisa maju. Maka orang Jakarta akan diuntungkan karena yang ikut ramai,” tutur Ahok.

 

 

 

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...