Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Rapat Pleno MKD Soal Novanto Memanas, diwarnai Gebrak Meja

Rapat Pleno MKD Soal Novanto Memanas, diwarnai Gebrak Meja

novanto
Hari Senin (30/11) dilakukan Rapat Pleno Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dengan agenda penentuan jadwal persidangan terhadap ketua DPR RI Setya Novanto. Namun pleno di skors selama 30 menit, untuk memberikan waktu kepada para anggota untuk melakukan sholat.

Tetapi nampaknya skors diambil lantaran suasana sidang pleno memanas. Anggota MKD dari Fraksi Hanura Syarifuddin Sudding mengatakan sidang memanas lantaran terjadi perdebatan hebat keputusan MKD soal Setya Novanto yang sudah menetapkan akan ditindaklajuti ke tahap persidangan.

“Ada pihak-pihak yang ingin menganulir itu, sampai ada gebrak-gebrakan meja,” ujar anggota MKD Sarifuddin Sudding usai rapat di gedung DPR, Jakarta, Senin (30/11).

Sudding tidak merinci siapa anggota atau pimpinan yang menggebrak meja dalam rapat MKD tadi, tetapi ia menyebut anggota yang mempermasalahkan keputusan MKD sebelumnya adalah anggota/pimpinan MKD baru.

“Anggota yang baru masuk ingin menganulir keputusan kita tanggal 24 kemarin agar kasus ini ditindaklanjuti dalam persidangan. Nah itu dia mau anulir,” jelasnya.

Keputusan MKD pada tanggal 24 November lalu menerima legal standing Sudirman Said sebagai pelapor, dan memutuskan meningkatkan status kasus Novanto ke tahap persidangan dengan memanggil saksi-saksi.

Pun halnya dengan bukti rekaman sudah cukup dan selesai diverifikasi sebagai bukti awal MKD mengusut dugaan pelanggaran etik ketua DPR Setya Novanto. Tetapi kesepakatan itu dipermasalahkan anggota baru MKD.

“Ini kan sesuai keputusan kemarin, saat ini kan agendanya memutuskan jadwal persidangan oleh pimpinan untuk dibawa dalam rapat internal untuk diambil keputusan,” ujar Sudding.

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...