Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bisnis / Bedah Bank / Rating Bank Syariah Mandiri Merosot Tajam, Ini Penjelasannya

Rating Bank Syariah Mandiri Merosot Tajam, Ini Penjelasannya

Aktual Post- Dalam edisi 437 Juli 2015 majalah Infobank menyajikan rating 118 bank tahun 2015, bank yang dirating adalah bank umum milik pemerintah, swasta dan asing serta pemerintah daerah. Rating yang dilakukan dengan mengelompokan bank sesuai BUKU (Bank Umum Kegiatan Usaha) 1 sampai dengan 4.

Dari hasil rating yang dipublikasikan tersebut sebesar maka untuk Bank Sayriah Mandiri masuk dalam kelompok Modal Inti Rp 1 triliun sampai dengan dibawah Rp 5 triliun masuk dalam BUKU 2. Predikat Bank Syariah Mandiri mengalami penurunan drastis semula Sangat Bagus menjadi Cukup Bagus dengan nilai hanya sebesar 65,46 untuk kinerja keuangan tahun 2014. Dalam kelompok ini Bank Syariah Mandiri bersaing dengan 8 bank lainnya dan menduduki urutan ke 2 dari peringkat paling bawah.

Penilaian terhadap Peringkat Komposit Profil Manajemen Risiko dan Peringkat Komposit GCG masing-masing menempati posis 2 dan masing-masing mendapat nilai 17,55.

Penilaian permodalan yang terdiri dari CAR (Capital Adequacy Ratio) dan pertumbuhan modal inti mendapatkan nilai 8,14 karena Bank Syariah Mandiri masih dapat mempertahankan CARnya sebesar 14,76 % dan pertumbuhan modal intinya sebesar 7,53 % dengan nilai 1,88.

Kualitas asset hanya mendapatkan nilai 2,35 hal tersebut disebabkan tingkat NPL (Non Performing Loan) yang masih tinggi diatas 5 % yaitu sebesar 6,84 % dengan nilai 2,35 dan pertumbuhan kredit yang diberikan adalah negatif sebesar 2,62 % sehingga tidak mendapatkan nilai.

Disisi Rentabilitas Bank Syariah Mandiri hanya mendapat nilai 3,13 penyebabnya adalah pertumbuhan laba tahun berjalan negatif sebesar 88,98 % sehingga tidak diberi nilai. Selain itu ROA (Return on Asset) hanya sebesar 0,17 % dengan nilai 0,69. Sedangkan ROE (Return on Equity) hanya sebesar 4,82 % mendapat nilai 2,44.

Penilaian terhadap likuiditas cukup tinggi yaitu sebesar 10,58 penyebabnya karena FDR (Financing to Deposit Ratio) masih baik yaitu mencapai 82,13 % mendapatkan nilai maksimal yaitu 7,50. Pertumbuhan dana pihak ketiga hanya sebesar 6,30 % sehingga nilainya hanya 1,05, lain halnya dengan komposisi dana murah dibanding dana pihak ketiga sebesar 46,13 % mendapat nilai 2,03. Hal tersebut menandakan hampir separuh dana yang dihimpun Bank Syariah Mandiri merupakan dana murah.

Tingkat efisiensi mendapatkan nilai 6,17 terdiri penilaian terhadap BOPO (Biaya Operasional terhadap Pendapat Operasional) yang mencapai 98,46 % sehingga nilainya 1,17 ini menandakan Bank Syariah Mandiri belum bisa mendapatkan pendapatan fee base income yang maksimal agar dapat membiayai operasionalnya. Dari segi NIM (Net Interest Margin) sudah cukup baik yaitu mencapai 6,19 % dan mendapat nilai maksimal yaitu 5.

Total Asset Bank Syariah Mandiri mencapai Rp 66,94 triliun pada akhir Desember 2014 dan mengalami peningkatan sebesar 4,65 %, sedangkan modal intinya sebesar Rp 4,72 triliun mengalami peningkatan 7,53 %.

Bank Syariah Mandiri merupakan anak perusahaan dari Bank Mandiri yang mempunyai nilai 94,54 dan mendapatkan predikat Sangat Bagus. Seharusnya induk perusahaan dapat membina dan memberi dorongan kepada anak perusahaannya sehingga kinerja keuangannya mendapatkan nilai yang sama dengan induk perusahaannya. Semoga di tahun depan Bank Syariah Mandiri akan menjadi lebih baik kinerja keuangannya.

Below Article Banner Area

Baca Juga

Periode I Tax Amnesty Berakhir hari ini, Dirjen Pajak: Kita akan Layani Sampai Selesai

Periode I program Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty bakal berakhir hari Jumat (30/9) ini. Untuk ...