Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Bola / Rekor Dunia Pecah lagi, Tim Sepakbola Bantai Lawan Skor 46-0

Rekor Dunia Pecah lagi, Tim Sepakbola Bantai Lawan Skor 46-0

 

mikronesia 46-0

Rekor dunia dalam pertandingan sepakbola kembali pecah. Ini terjadi setelah timnas Mikronesia dibantai 46-0 oleh timnas Vanuatu, Selasa (7/7) dalam Pacific Games di Papua New Guinea. Dengan demikian ini merupakan rekor kekalahan terbesar baru dalam dunia sepak bola.  Jika dihitung, maka berarti tercipta satu gol dalam setiap dua menit.

Mikronesia sendiri sebelumnya menderita kekalahan terbanyak dari Fiji dalam skor 0-38 dan 0-30 saat dihajar Tahiti. Ini artinya dalam tiga laga grup pada pesta olah raga multievent ini Federasi Negara Mikronesia sudah kemasukkan 114 gol tanpa mampu memasukkan satu pun gol.

Pada babak pertama laga sudah tidak seimbang, Vanuatu mampu menggasak Mikronesia 24-0. Di babak kedua jumah gol bertambah 16 sehingga ketika pluit babak 2 ditiupkan, Vanuatu menang telak 46-0.

Striker Vanuatu, Jean Kaltack mencetak 16 goal sehingga langsung menjadi pencetak gol terbanyak.

Penyelenggara sendiri menyebut kemenangan Vanuatu sebagai kemenangan dengan jumlah gol terbanyak di dunia, namun FIFA tak mengakuinya karena Mikronesia bukan anggota badan sepak bola dunia itu, selain juga ini adalah turnamen di bawah usia 23 tahun.

Dengan kekalahan begitu telak yang dialami oleh Mikronesia, federasi sepakbola negara tersebut mendesak FIFA mengakui sepak bola negara ini dan memasukkannya ke daftar peringkat dunia FIFA yang disebutnya bakal menjadi pintu bagi bantuan teknis.
“Saya berharap FIFA akan menjadikan (Mikronesia) pekan depan untuk inspeksinya dan mengharapkan mengafiliasikan kami dengan Asia,” ujar Pelatih Mikronesia asal Australia Stan Foster.

Sedangkan mengenai pertandingan, Foster mengakui timnya ibarat menjalani pertandingan “anak-anak melawan pria dewasa”.

Meski mengalami ‘pembantaian’ Mikronesia tak perlu kecewa karena penyelenggara sudah memastikan mereka akan tetap bisa berlaga pada empat tahun mendatang untuk Pacific Games edisi berikutnya.

“Itu sangat menghibur saya karena saya sungguh khawatir penyelenggara akan menendang kami dari turnamen ini akibat skor sebanyak itu. Saya sudah dijamin bahwa kami boleh kembali dan mereka menyadari bahwa ini adalah skuad perkembangan,” tutur Foster seperti dikutip AFP.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

berita-terkini-aff-2016-boaz-tinggalkan-pelatnas-timnas-kenapa

Berita Terkini AFF 2016: Boaz Tinggalkan Pelatnas Timnas, Kenapa?

“Boaz memang pulang ke Jayapura, karena ada pernikahanan keluarganya” kata Alfred Rield kepada wartawan. Seperti ...