Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Resmi…. Fatwa MUI : Jari si Pangaku Nabi Menyimpang dari Aqidah Islam

Resmi…. Fatwa MUI : Jari si Pangaku Nabi Menyimpang dari Aqidah Islam

jari

 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) akhirnya mengumumkan fatwa terhadap Jari, pria yang mengaku sebagai Nabi Isa Habibullah.

Dalam fatwa itu, MUI menyatakan kalau tindakan yang sudah dilakukan Jari bersama pengikutnya adalah penyimpangan terhadap aqidah Islam. Untuk itu MUI meminta Jari beserta seluruh pengikutnya segera bertaubat.

Selanjutnya, MUI juga meminta aparat penegak hukum supaya menindaklanjuti fatwa ini dengan mengambil tindakan tegas.

Ketua MUI Kabupaten Jombang KH  Kholil Dahlan menuturkan bahwa fatwa ini dikeluarkan usai melalui beberapa tahapan  di antaranya adalah melakukan penelitian di lokasi  pertemuan dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Kemudian kami juga meminta klarifikasi langsung terhadap Jari dan pengikutnya,” imbuh Kholil.

Di dapat, lanjut Kholil, MUI menemukan sejumlah hal yang telah dilakukan Jari tidak dapat dibenarkan  yakni mengaku telah menerima wahyu.

Padahal wahyu terakhir yang diturunkan Allah adalah kepada Nabi Muhammad SAW dan setelah itu tidak akan ada wahyu lagi.

“Kedua, Jari menempatkan sebuah batu di dalam Masjid karena menganggapnya sebagai nur Nabi Muhammad serta memasang gambar-gambar wayang di dalam Masjid serta yang ketiga menambahkan kata sayahadat,” jelas Kholil.

Maka, stas dasar  itu, tutur Kholil, MUI memutuskan dan menetapkan tindakan jari bersama pengikutnya merupakan penyimpangan terhadap aqidah Islam.

“Untuk itu kita minta Jari dan pengikutnya bertobat. Kemudian kepada aparat penegak hukum supaya mengawal fatwa ini dan bertindak tegas terhadap ajaran Jari yang menyimpang,” terangnya.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...