Home / Berita / Ibu Kota / Ribuan Netizen Bicarakan Jembatan di Tanah Abang, Kenapa?

Ribuan Netizen Bicarakan Jembatan di Tanah Abang, Kenapa?

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tanah Abang menjadi bahan pembicaraan ribuan netizen.

ribuan-netizen-bicarakan-jembatan-di-tanah-abang-kenapa

Seperti yang diketahui jika JPO yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan ramai dibahas di sosial media. Netizen yang menyorot desain JPO ini setidaknya mengeluhkan dua hal. Persoalan pertama mengenai bentuk JPO yang semakin ke atas semakin kecil.

Persoalan kedua adanya tiang yang berada di tengah-tengah JPO, sehingga menghambat laju jalan kaki orang yang melintas. Di lain pihak PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) punya penjelasan terkait desain jembatan ini.

“Untuk desain JPO Stasiun Tanah Abang tersebut sudah disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada. Sudah dilakukan kajian” ungkap Manager Komunikasi PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ), Eva Chairunisa (Selasa, 25/10/2016).

Mengenai sorotan dari netizen tersebut, Eva menghargainya. Pihaknya siap menerima setiap masukan yang ada. Eva mengatakan sebenarnya dari awal bentuk JPO dari atas ke bawah ukurannya sama. Namun karena masih ada space di lantai bawah, maka dilakukan pengembangan desain.

“Untuk keluhan mengapa bentuknya semakin ke atas semakin kecil, hal itu disebabkan terbatasnya area peron di atas. Tidak ada ruang untuk pengembangan lagi. Dan ada aliran listrik atas. Ini yang harus diperhitungkan. Jadi cukup sempit” tambah Eva.

Mengenai adanya tiang di tengah JPO, menurut Eva hal itu juga disebabkan sempitnya space untuk peron di bagian atas. Hal tersebut membuat tidak adanya ruangan khusus untuk berdirinya tiang. Eva juga mengatakan tak jauh dari jembatan manual itu, nantinya akan dibangun enam eskalator.

“Jadi yang dilakukan dari desain itu, bagaimana memaksimalkan space yang terbatas tersebut. Kami menerima berbagai masukan. Mohon maaf bila tidak berkenan” pungkas Eva, seperti yang dilansir Detik.

Baca Juga

Ahok Sindir Anies Baswedan Soal KIP

“Intinya warga dididik untuk menerima hak dan ngerti keadilan buat yang lain” ungkap Ahok. Seperti ...