Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Politik / Risma Akan Dapat ‘Tiket Khusus’ dari PDIP pada Pilkada Serentak

Risma Akan Dapat ‘Tiket Khusus’ dari PDIP pada Pilkada Serentak

2077011

Sejumlah Prestasinya yang begitu mengkilap dan terbilang sukses membawa daerahnya, membuat nama ini akan dicalonkan kembali pada pilkada serentak tanggal 9 Desember 2015 nanti. Dia adalah Tri Rismaharini sebagai calon Wali Kota Surabaya.

Sebenarnya selain Risma, ada empat nama lagi yang akan dicalonkan kembali termasuk diantaranya Abdullah Azwar Anas sebagai calon Bupati Banyuwangi.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Timur Kusnadi mengatakan, bahwa akan memberikan ‘tiket patas’ alias tanpa penjaringan kepada Tri Rismaharini dan Abdullah Azwar Anas.

 

Dilanjutkan olehnya, bahwa DPD PDI-P memastikan akan mengusung duet Tri Rismaharini-Wisnu Sakti Buana sebagai Wali Kota Surabaya dan wakilnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat, Desember 2015.

Kepastian itu diperoleh usai pimpinan PDI-P Jatim menggelar rapat dan diskusi dengan Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto, sebelum membuka secara resmi tes uji kepatutan dan kelayakan pada hari Sabtu (9/5).

Hal senada juga disampaikan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. Menurutnya,”Khusus lima daerah di Jawa Timur, akan mendapat jatah ‘tiket patas’ dari Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri.”

Adapun lima daerah yang mendapat jalur khusus itu, adalah Kota Surabaya, Kabupaten Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Banyuwangi dan Ngawi.

Di lima daerah ini, PDIP secara khusus merekomendasi calon incumbent, yaitu Tri Rismaharini, sebagai calon Wali Kota Surabaya, dan Abdullah Azwar Anas sebagai Bupati Banyuwangi. Kemudian juga ada Samanhudi Anwar (Wali Kota Blitar), Budi Sulistyono atau Kanan (Wali Kota Ngawi), dan Haryanti Bupati (Bupati Kediri).

Khusus untuk Risma, PDIP akan kembali menduetkannya dengan Whisnu Sakti Buana (Ketua DPC PDIP Surabaya).

“Calon incumbent seperti Bu Risma, akan khusus dipilih oleh ketua umum. Bu Risma dan empat calon incumbent lainnya, akan secara khusus dipanggil oleh ketua umum, yaitu Ibu Mega diJakarta dalam waktu dekat ini,” kata Hasto.

Ada alasan tersendiri kenapa tiket khusus diberikan kepada bagi lima calon incumbent itu.

“Karena kelima kepala daerah tersebut, dianggap PDIP cukup sukses memimpin daerahnya masing-masing,” ungkap Hasto.

Memang, sambungnya, ada evaluasi. Tapi secara keseluruhan dari aspek kepemimpinan dinilai mampu menjabarkan dasa prasetya.

Kelak dalam pertemuannya dengan Ketua Umum nanti, kata Hasto, akan dilakukan pembicaraan terkait kebijakan apa saja yang bisa dilakukan pemimpin daerah sesuai harapan rakyat agar lebih baik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ini-isi-puisi-fadli-zon-untuk-dua-tahun-pemerintahan-jokowi-jk

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...