Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Risma bilang : Izin Bu, Saya Jangan dibawa ke Jakarta Ya…

Risma bilang : Izin Bu, Saya Jangan dibawa ke Jakarta Ya…

pdip tri_risma77

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini jadi pembicara pada acara sekolah partai persiapan Pilkada serentak PDIP. Sekolah ini dihadiri oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan jajaran pengurus pusat PDIP. Ada 41 Calon kepala daerah juga hadir, termasuk Rano Karno dan Djarot Saiful Hidayat yang jadi peserta.

Risma pun memaparkan sejumlah gebrakannya dalam memimpin Surabaya.

“Saya Wali Kota Surabaya. Saya ingin menyampaikan beberapa program yang ada di Surabaya yang saya coba pingin tadi Pak Hasto titip kenapa seperti politik anggaran,” ujar Risma saat membuka paparannya di acara Sekolah Partai PDIP di Wisma Kinasih, Jalan Raya Tapos, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/9).

Risma kemudian menjelaskan saat dirinya baru menjabat Wali Kota, di Surabaya ada 163 kelurahan. Karena itu diperlukan anggaran besar untuk belanja pegawai. Risma pun mengecilkan kelurahan yang tidak efektif.

“Menurut saya itu tidak efektif. Akhirnya coba kita gabung menjadi tinggal 154 kelurahan. UPTD Dinas Pendidikan karena kita melayani pakai online maka kemudian UPTD dulu setiap kecamatan ada 1 UPTD Dinas Pendidikan tiap kecamatan. Sekarang tinggal 5. Di UPTD itu ternyata banyak guru. Yang guru saya kembalikan biar mengajar. Kemudian yang bukan guru saya masukkan di kelurahan-kelurahan yang membutuhkan,” jelas Risma.

“Dampak itu semua belanja pegawai kita menjadi kecil. Dari belanja, ini sekolah. Tunjangan-tunjangan kelurahan Rp 43 miliar per tahun. Kemudian pendidikan, Rp 5,6 miliar per tahun. Itu yang dicoba. Kenapa? Karena kita butuh banyak uang yang turun untuk masyarakat. Kalau lebih banyak uang turun ke masyarakat kemudian itu kita akan menjadi pemimpin yang punya perhatian,” tambah Risma.

Dari beberapa hal yang telah dilakukan, Risma pun kemudian berbicara pelan meminta agar dirinya tak dibawa ke Jakarta.

“Mereka kadang takut kalau saya dibawa ke Jakarta. Izin bu saya jangan dibawa ke Jakarta ya bu. Nanti mereka nggak semangat,” ujar Risma sembari tersenyum disambut tepuk tangan dan gelak tawa hadirin.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...