Home / Berita / Serba - serbi / Artikel / Saat Batita Bisa Berbahasa Inggris karena Main Gadget

Saat Batita Bisa Berbahasa Inggris karena Main Gadget


Jakarta – Ada anak yang usianya batita atau di bawah 3 tahun udah pakai gadget. Nggak disangka, ada benefit yang dirasa orang tua, salah satunya anak jadi pintar bahasa Inggris.

Seperti pengalaman bunda dua anak bernama Tere. Di rumah, si kecil yang berusia 3 dan 5 tahun, juga keponakannya yang kebetulan tinggal seatap sudah main gadget. Tayangan yang disaksikan si kecil berupa video anak-anak dengan bahasa Inggris di YouTube.

“Yang saya heran dan nggak nyangka, anak saya sama keponakan saya bisa bahasa Inggris. Dia menyebutkan warna sama nama binatang tuh bisa. Padahal, kita orang tuanya di rumah nggak pernah ngajarin. Itu gimana ya. Di satu sisi kan penggunaan gadget mesti dibatasi tapi kok saya lihat ada manfaatnya gitu, he-he-he,” kata Tere.

Menanggapi hal ini, psikolog anak dari Tiga Generasi Anastasia Satriyo yang kerap disapa Anas bilang memang beberap anak batita atau balita sudah pakai bahkan punya gadget sendiri. Nah, mahir berbahasa Ingris, kata Anas, memang bisa jadi salah satu manfaat yang didapat anak saat dia menyaksikan tayangan video di gadget.

“Tapi ingat, kita nggak bisa cuma lihat dari satu sisi yaitu bahasa asing aja. Tapi, kita harus lihat juga kemampuan dia berkomunikasi dan bersosialisasi. Kita lihat tumbuh kembangnya optimal nggak? Jangan sampai kita cuma patokan bahasa Inggris anak mahir tapi ternyata tiap kali ketemu orang kok cuek, berarti bisa jadi ada masalah nih sama kemampuan anak berinteraksi,” terang Anas.

Baca juga: Nggak Main-main, Ini Dampak Ketika Anak Kecanduan Gadget

Memang ada manfaatnya ketika anak main gadget. Namun, Anas mengingatkan orang tua juga perlu mengecek checklist tumbuh kembang sama kemampuan anak yang lain. Misalnya kemampuan motorik serta bersosialisasi. Keputusan anak boleh pakai gadget dan berapa lama memang kembali ke masing-masing orang tua.

Tapi, Anas mengingatkan ketika si kecil boleh pakai gadget, orang tua juga perlu menemani sehingga ada interaksi dua arah saat anak pakai gadget. Apalagi nih, Bun di umur 0-18 bulan, anak masih perlu mendapat pengalaman percaya sama orang lain.

“Saat pakai gadget, anak tetap kita temani. Seringnya kan orang tua ngasih gadget anak sebagai baby sitter. Ketika kita tetap dampingi anak, nanti pas umur 2 tahun anak bisa percaya sama dirinya dan lingkungannya yang bikin dia aman. Nah, perasaan itu nggak bisa muncul salah satunya ketika anak pakai gadget tapi nggak ada ortu yang menemaninya,” tambah Anas yang juga berpraktik di Klinik Petak Pintar Mampang Prapatan ini.

Baca juga: Ketika Anak di Bawah 2 Tahun Sudah Main Gadget (rdn/vit)


Source link

Baca Juga

Si Seksi Ariel Tatum Makin Serius dengan Ryuji Utomo

Hot Photo Sabtu, 28 Okt 2017 08:33 WIB  ·   Palevi – detikHOT Jakarta detikHot ...