Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Regional / Sabda Raja dikeluarkan, kata Sultan Harus dihayati Dengan Hati

Sabda Raja dikeluarkan, kata Sultan Harus dihayati Dengan Hati

079099800_1431087759-Sultan-Hamengku-Buwono-X-Yogyakarta

Kota Yogyakarta seminggu belakangan menjadi pusat perhatian publik di tanah air. Ini terkait keluarnya Sabda Raja dan Dawuh Raja yang dikeluarkan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Keluarnya kedua hal itu, ternyata menuai polemik dan tanda tanya.

Oleh karena adanya penafsiran yang kurang tepat tentang Sabda Raja dan Dawuh Raja yang beredar di tengah masyarakat, makanya pada hari Jum’at (8/5), Sri Sultan HB X memberikan klarifikasi. Dihadapan para wartawan, undangan dan masyarakat Yogya, kegiatan dilangsungkan di Ndalem Wironegaran, Keraton, Yogyakarta.

“Saya akan menyampaikan 2 hal yang bagi saya menjadi polemik‎, biarpun bener tapi ra bener. Karena yang diotak atik 5 hal yang belum tentu benar. Saya sampaikan Sabda Raja dan Dawuh Raja yang asli, tidak foto kopi,” kata Sultan membuka penjelasannya.

Berikut isi dari Sabdaraja dan Dawuh Raja yang disampaikan Sri Sultan HB X:

SABDA RAJA, 30 April 2015:

Gusti Allah, Gusti Agung, Kuoso Cipto paringono siro kabeh adiningsun, sederek dalem, sentono dalem lan abdi dalem nompo welinge dawuh Gusti Allah, Gusti Agung, Kuoso Cipto lan romo ningsun eyang-eyang ingsun, poro leluhur Mataram wiwit waktu iki ingsun nompo dawuh kanugrahan dawuh Gusti Allah, Gusti Agung, Kuoso Cipto asmo kelenggahan ingsun Ngarso Dalem Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan Hamengku Bawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh Suryaning Mataram, Senopati ing Kalogo Langenging Bawono Langgeng Langgenging Toto Panotogomo.

Sabdo Rojo iki perlu dimangerteni diugemi lan ditindakake yo mengkono sabdo ingsun.

Bahasa Indonesia:

Tuhan Allah, Tuhan Agung, Maha Pencipta, ketahuilah para adik-adik, saudara, keluarga di Keraton dan abdi dalem, saya menerima perintah dari Allah, ayah saya, nenek moyang saya dan para leluhur Mataram, mulai saat ini saya bernama Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan Hamengku Bawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh Surya ning Mataram, Senopati ing Kalogo, Langenging Bawono Langgeng, Langgeng ing Toto Panotogomo.

Sabda Raja ini perlu dimengerti, dihayati dan dilaksanakan seperti itu sabda saya.

DAWUH RAJA, 5 Mei 2015 :

Siro adi ingsun, seksenono ingsun Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan Hamengku Bawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh Suryaning Mataram, Senopati ing Ngalogo Langenging Bawono Langgeng, Langgenging Toto Panotogomo

Kadawuhan netepake Putri Ingsun Gusti Kanjeng Ratu Pembayun tak tetepake Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi Hamemayu Hayuning Bawono Langgeng ing Mataram. Mangertenono yo mengkono dawuh ingsun.

Bahasa Indonesia

Saudara semua, saksikanlah saya Sampean Dalem Ingkang Sinuhun Sri Sultan Hamengku Bawono Ingkang Jumeneng Kasepuluh Surya ning Mataram, Senopati ing Kalogo, Langenging Bawono Langgeng, Langgeng ing Toto Panotogomo mendapat perintah untuk menetapkan Putri saya Gusti Kanjeng Ratu Pembayun menjadi Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi Hamemayu Hayuning Bawono Langgeng ing Mataram. Mengertilah, begitulah perintah saya.

Tidak sedikit yang menilai kalau Sabda Raja sebagai keinginan Sultan. Namun hal tersebut dibantah langsung oleh Sultan.

Dalam penjelasannya Sultan mengatakan bahwa Sabda Raja tersebut merupakan perintah dari Allah yang diberikan padanya.

“Ini perintah dari Allah lewat leluhur saya, bukan mau saya sendiri. Saya tidak tahu datangnya kapan, kalau datangnya jam 10 pagi, ya saat itu juga harus disampaikan,” tegasnya.

Sultan pun memberi pengandaian, jika wahyu itu datang kepadanya pada pagi buta sekalipun, pada saat itu juga Sabda Raja harus disampaikan.

“Misalkan datang jam 5 pagi, ya istri saya harus dandan pada saat itu juga,” tutur Sultan.

Lalu bagaimana bentuk wahyu yang turun kepada Sultan itu?

“Saya tak bisa menjelaskan karena ini sangat pribadi,” ujar Sultan.

Sultan mengakui bahwa 2 Sabda tersebut memang sulit untuk dipahami. Namun dia berharap masyarakat menerima Sabda ini tidak hanya dengan pikiran, namun dengan hati.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

ketua-pengadilan-agama-kepergok-di-hotel-lagi

Ketua Pengadilan Agama Kepergok di Hotel, Lagi…

“Benar-benar kembali mencoreng profesi hakim” ungkap juru bicara Komisi Yudisial (KY), Farid Wajdi (Selasa, 11/10/2016). ...