Home / Berita / Dunia / Sadis! di Sudan Selatan Anak-anak diperkosa dan dilempar ke Api

Sadis! di Sudan Selatan Anak-anak diperkosa dan dilempar ke Api

anak-anak sudan 2

Salah satu negara Afrika yakni Sudan Selatan hingga kini masih saja didera konflik perang yang tak berkesudahan. Akibat konflik tersebut, justru yang menjadi korban adalah anak-anak.

Menurut laporan Kepala badan anak PBB, Unicef, Anthony Lake seperti dilansir kantor berita AFP, pihak-pihak bertikai di negeri itu telah melakukan kejahatan mengerikan terhadap anak-anak, termasuk pemerkosaan. Bahkan anak-anak juga diikat lalu digorok lehernya.

“Orang-orang yang selamat melaporkan bahwa anak-anak laki-laki dikebiri dan dibiarkan mati kehabisan darah… anak-anak perempuan, yang termuda berumur delapan tahun, telah diperkosa secara bergiliran dan dibunuh,” demikian disampaikan Lake dalam statemennya.

Anak-anak, lanjut Lake, telah diikat bersama sebelum penyerang mereka menggorok leher mereka… yang lainnya telah dilemparkan ke bangunan yang terbakar.

“Kekerasan terhadap anak-anak di Sudan Selatan telah mencapai level baru kebrutalan,” cetus Lake. Ribuan bocah juga telah diculik untuk dipaksa ikut bertempur.

Anak-anak, kata Lake, juga secara agresif direkrut masuk ke kelompok-kelompok bersenjata kedua pihak dengan skala yang mengkhawatirkan — diperkirakan 13.000 anak dipaksa ikut dalam konflik.

“Untuk itu, atas nama kemanusiaan dan kesusilaan umum, kekerasan terhadap kaum tak bersalah ini harus dihentikan,” harap Lake.

Diyakini puluhan ribu orang telah tewas selama konflik di Sudan Selatan yang telah berlangsung 18 bulan. Namun angka pasti jumlah korban tak pernah ada. Misalnya saja, Mei lalu, setidaknya 129 anak tewas di negara bagian Unity, yang menjadi ajang beberapa pertempuran paling ganas dalam perang sipil tersebut.

Perang sipil sendiri telah pecah pada Desember 2013 ketika Presiden Salva Kiir menuduh mantan wakilnya Riek Machar merencanakan kudeta. Sejak itu aksi-aksi pembunuhan berbalasan terjadi dan memecah-belah negara yang dilanda kemiskinan itu.

Baca Juga

Luna Maya cs Pamerkan Koleksi dari Bio-plastik di JFW 2018

e-Flash Avani berkolaborasi dengan Luna Maya, Rinda Salmun, Kle, Purana dan Cotton Ink menyulap bio-plastik ...