Home / Berita / Saksi ahli sebut Kalau Lakukan Otopsi Ulang pada Mirna Kurang Efektif, ini alasannya

Saksi ahli sebut Kalau Lakukan Otopsi Ulang pada Mirna Kurang Efektif, ini alasannya

djaja

 

Saksi ahli forensik dari Universitas Indonesia, Djaja Surya Atmadja, berpendapat kalau otopsi ulang terhadap mendiang Wayan Mirna Salihin untuk mencari penyebab kematian bakal mendapatkan hasil yang kurang efektif.

Hal tersebut dikatakan Djaja setelah ditanya anggota majelis hakim Binsar Gultom dalam persidangan ke-19 kasus tewasnya Mirna dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/9).

“Apakah masih dimungkinkan otopsi ulang terhadap korban supaya lebih pasti penyebab kematian atau cukup dengan sampel?” demikian tanya Binsar.

“Otopsi ulang saya pikir tidak efektif,” jawab Djaja.

Djaja menjelaskan, setidaknya ada dua alasan kenapa otopsi ulang terhadap jenazah mendiang Mirna.

“Otopsi setelah cukup lama dikubur akan sulit karena pertama tanah bisa saja memaparkan sianida, mengingat tanah juga mengandung sianida. Kedua bisa saja jenazah maupun tulang terkena dampak pembalseman,” jelas Djaja.

 

 

 

Baca Juga

Mendag Akan Hapus Bea Masuk Impor Gula Mentah dari Australia

Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita, berencana menghapus bea masuk impor gula mentah (raw ...