Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Headline / Salim Kancil, Aktivis Lingkungan di Bunuh : Ini Kronologinya

Salim Kancil, Aktivis Lingkungan di Bunuh : Ini Kronologinya

salim kancil33

Hari-hari belakangan ini publik di tanah air diramaikan pemberitaan terbunuhnya Salim (46), aktivis Lingkungan Hidup hari Sabtu (26/9) silam.

Salim atau dikenal juga dengan Kancil adalah aktivitas lingkungan hidup sekaligus petani penolak tambang pasir di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur.

Salim Kancil sempat dihajar di depan anak bungsunya, Dio (13), di halaman rumah mereka. Salim Kancil, kemudian tewas di hutan sengon dekat kuburan, tak jauh dari rumahnya.

Seperti dilansir sebuah media online, Dio bercerita, pada Sabtu (26/9) lalu, di rumah hanya ada dia dan bapaknya. Sedangkan ibunya, Tijah, sedang mencari rumput di tegalan semak jauh dari rumah.

Saat itu, kata Dio, bapaknya sedang mengeluarkan motor hendak pergi bersamanya untuk ikut demonstrasi menolak tambang pasir. Saat itu, menurut Dio, sekitar pukul 07.30 WIB, rombongan sepeda motor menyerbu ke halaman rumahnya. Lebih dari 30 orang menghambur ke arah sang Bapak.

“Bapak diteriaki, dipukul. Tangannya dipegangi, dipukul pakai batu kepalanya,” ungkap Dio di rumahnya, Senin (29/9).

Dio sendiri saat itu mengaku kalut dan menangis, kemudian berlari ke arah samping menuju rumah pamannya. Dia berteriak memanggil pamannya untuk keluar.

Namun, salah seorang preman kemudian meneriakinya agar tidak macam-macam.

“Kon ojo rame, tak pateni pisan (kamu jangan teriak, kubunuh sekalian),” ujar Dio menirukan teriakan si preman.

Dio mengaku hanya sanggup menangis melihat sang Bapak diikat tangannya ke belakang. Ia melihat bapaknya diimpit di motor untuk dibawa ke balai desa. Dio sempat mengejar hingga jalan raya, ia menangis sejadi-jadinya.

Dari berbagai informasi didapat, kalau Salim Kancil meninggal karena disiksa, disetrum, dipukuli dan digergaji hingga akhirnya meregang nyawa.

 

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

demo-ahok-4-november-ini-reaksi-nu-muhammadiyah

Demo Ahok 4 November, Ini Reaksi NU & Muhammadiyah

Nadlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah mengaku tak bisa menolak aksi demo 4 November 2016, namun ...