Home / Berita / Politik / SBY Berpesan agar Selalu Kompak Pengurus Pusat Partai Demokrat 2015-2020

SBY Berpesan agar Selalu Kompak Pengurus Pusat Partai Demokrat 2015-2020

pelantikan-pengurus-dan-rapim-partai-demokrat_20150704_172457

Ketua Majelis Tinggi/Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melantik dan mengukuhkan Pengurus Majelis Tinggi, Pengurus Dewan Pembina, Pengurus Dewan Kehormatan, Pengurus Komisi Pengawas, dan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat di JCC, Senaya, Jakarta, Sabtu (4/7).

Pengurus PD periode  2015-2020 yang berjumlah 324 anggota itu merupakan hasil kongres keempat di Surabaya. Ada sejumlah nama yang sudah dikenal masyarakat, masuk menjadi pengurus.

Ada mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo sebagai dewan pembina partai. Kemudian anak SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas, duduk sebagai Ketua Komisi Pemenangan Pemilu, ipar SBY, Pramono Edhie Wibowo didapuk sebagai Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi. Selanjutnya, ada pula penyanyi Joy Tobing sebagai anggota Departemen Kreatif dan Perlindungan Hak Cipta.

Untuk lengkapnya susunan Pengurus Pusat Partai Demokrat, bisa dilihat di http://www.demokrat.or.id

“Dengan janji yang saudara ucapkan, dan dengan rahmat Tuhan, saya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, dengan ini menyatakan saudara resmi sebagai pengurus pusat masa bakti 2015-2020,” tutur SBY saat melantik pengurus baru Demokrat.

SBY mengungkapkan kalau pemilihan nama pengurus, berdasarkan kepentingan partai, bukan kepentingan pribadi.

Dirinya meyakini, kalau struktur ini, dengan pendekatan dan logika maka kepengurusan PD akan bekerja efektif dan pasti membawa kebaikan bagi negara, pemerintah, dan rakyat keseluruhan.

Kepada pengurus baru, SBY berpesan agar menjaga kekompakan selama bertugas. Walaupun serangan dari partai lain akan selalu ada.

Disamping itu, dirinya juga berpesan agar kader-kadernya menjaga diri dari penyimpangan dan pelanggaran hukum. Apalagi berkaca dari pengalaman masa lalu di mana bekas ketua umum Anas Urbaningrum menjadi terpidana korupsi.

Sementara dalam pesan terakhir, ungkap SBY, seluruh kader harus berpolitik dengan baik. Artinya tidak menyalahgunakan kekuasaan saat menjabat, tidak merusak demokrasi, dan tidak merubah pranata hukum.

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

Ini Isi Puisi Fadli Zon untuk Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Dua tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, rupanya disambut oleh Wakil Ketua DPR ...