Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Nasional / SBY Tegaskan Kalau Asia Sudah jadi Poros Kekuatan Ekonomi Dunia, tapi Masih Banyak Tantangan

SBY Tegaskan Kalau Asia Sudah jadi Poros Kekuatan Ekonomi Dunia, tapi Masih Banyak Tantangan

sby-

 

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan kalau Asia sudah menjadi poros kekuatan ekonomi dunia, tetapi masih banyak tantangan global yang harus dihadapi.

“Kita harus mampu membangun komunitas Asia agar tumbuh menjadi mesin penggerak ekonomi dunia yang kokoh,” ujar SBY sebagai pembicara kunci pada Forum Shanghai, Sabtu (28/5) kemarin.

Lebih lanjut SBY memaparkan situasi geopolitik dunia masih diselimuti ketidakpastian antara lain hubungan negara-negara besar yang relatif dinamis, karena kurangnya kepercayaan strategis di antara mereka.

“Arsitektur keamanan regional, utamanya Asia Pasifik juga semakin dinamis dan sulit ditebak,” paparnya seperti dikutip dari Antara.

Terkait itu, lanjutnya, kami berharap hasil pemilihan politik di Fillipina, Jepang, Korea Selatan, dan Australia mampu memberikan energi segar guna memperkuat kerja sama regional demi kemakmuran bersama.

Situasi ekonomi global yang masih melambat menjadi tantangan yang harus dihadapi negara-negara Asia. Bahkan IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi global pada 2016 hanya sekitar 3,2 persen dari sebelumnya 3,4 persen.

“Adanya perlambatan ekonomi di China, tindak kejahatan terorisme yang masih merajela, proses pemilu Amerika Serikat yang masih berlangsung, menjadi tantangan lain yang dihadapi Asia untuk mampu menjadi poros ekonomi dunia,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, saya yakin Abad Asia akan mampu tampil. Karena beberapa potensi kekuatan yang dimilikinya, seperti jumlah kelas menengah yang terus tumbuh, yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, pendapatan pajak, pertumbuhan kota dan lainnya.

Seperti diketahui Forum Shanghai yang diselenggarakan tiap tahun sejak 2005 merupakan ajang diskusi tentang berbagai topik aktual, dengan mengundang para pemimpin atau mantan pemimpin dunia, akademisi, pelaku usaha, pemerhati dan pakar berbagai displin ilmu.

Untuk tahun ini Forum Shanghai mengusung tema Economic Globalization and Asia’s Choice Interconnectivity, Integration and Innovation: Building Community of Common Destiny in Asia.

 

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

jokowi-ada-kelompok-ingin-goyang-persatuan

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...