Home / Berita / Nasional / Sebenarnya Bung Karno Lahir di Blitar atau Surabaya?

Sebenarnya Bung Karno Lahir di Blitar atau Surabaya?

bung karno

Ketika peringatan hari Lahir Pancasila di Alun-alun Kota Blitar, Senin lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan,”Setiap kali saya berada di Blitar, kota kelahiran Proklamator kita, Bapak Bangsa kita, Bung Karno, hati saya selalu bergetar.”

Pernyataan dari Presiden Jokowi yang menyebut Blitar sebagai tempat kelahiran Soekarno kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Maklum sejumlah sumber dan literatur ada yang menyebut Bung Karno lahir di Surabaya.

Polemik seputar tempat kelahiran Soekarno sebenarnya pernah pula muncul pada tahun 2010 silam. Namun kebanyakan menyebut kalau Soekarno memang dilahirkan di Surabaya.

Misalnya saja Wikipedia Indonesia mencatat kalau Soekarno yang nama lahir Koesno Sosrodihardjo lahir di Surabaya, Jawa Timur, 6 Juni 1901  dan  meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970.

Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono pada tahun 2010 juga menyebut kalau Sukarno lahir di kota pahlawan itu. Dia pun ingin menjadikan Surabaya menjadi kota Soekarno, seperti Washington DC yang identik dengan George Washington.

Dalam seminar Pelurusan Sejarah Soekarno di Balai Pemuda, Surabaya, Sabtu 28 Agustus 2010 silam, Presiden pertama RI Ir Soekarno ternyata lahir di Pandean, Surabaya. Fakta sejarah ini diungkapkan pakar sejarah dan antropolog UGM Jogjakarta Nurinwa Hendrowinoto. Sebelum menyimpulkan tentang kelahiran Bung Karno, ia lebih dulu melakukan kajian ke sejumlah daerah mulai dari Grobogan, tempat buyut Bung Karno dimakamkan, Tulungagung (tempat ayah Bung Karno, Soekemi Sosrodihardjo mengajar), hingga ke Kraksaan dan Buleleng.

Keluarga besar Soekarno pun pernah angkat bicara, salah satunya dari Sukmawati Soekarnoputri yang mengungkapkan pada tahun 2010,“Memang betul beliau lahir di Surabaya.”

Kemudian pada Juni 2011 ada sebuah prasasti sebagai penanda tempat kelahiran Sukarno dipasang di Jalan Pandean IV Nomor 40, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya, Jawa Timur. Rumah itu pun sempat ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin melihat tempat kelahiran Bung Karno.

Juga dalam otobiografinya Sukarno, An Autobiography as Told to Cindy Adams (Bobbs-Merrill Company Inc, New York, 1965), Sukarno menyebutkan lahir di Surabaya. “Bapak dipindah ke Surabaya dan di sanalah aku dilahirkan” (halaman 26)
 

 

 

 

 

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...