Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Home / Berita / Sejak Awal KPK Melihat ada Keganjilan dalam Proses Sidang di PTUN Medan

Sejak Awal KPK Melihat ada Keganjilan dalam Proses Sidang di PTUN Medan

Ketua Pelaksana KPK Taufiqurachman Ruki
Ketua Pelaksana KPK Taufiqurachman Ruki

Jakarta –  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiqurachman Ruki, di kantornya, Jakarta, Rabu 22 Juli menyebutkan kalau mereka sebenarnya sejak awal mencurigai adanya keganjilan dalam proses sidang yang berlangsung di PTUN Medan. Dua bulan sebelum penangkapan Ketua dan hakim PTUN Medan beserta pengacara Yagari Bhastara dari firma hukum OC Kaligis pada Kamis 9 Juli, KPK sudah melakukan investigasi terhadap kasus itu dan terus melakukan penyadapan terhadap pihak-pihak yang bersengketa.

“Jadi informasi yang kami kumpulkan tentang kasus ini bukan baru kemarin. Sudah dua bulan sebelum hari H kami mengikuti gerakan mereka,” kata Taufiqurachman Ruki. Oleh sebab itu ia sangat berkeyakinan bukti dan data yang dimiliki KPK terkait kasus itu sudah sangat lengkap. Untuk itu, selain keterangan dan bukti-bukti, pihaknya juga harus menguasai struktur hukum.

“Ketika kami yakin sudah memiliki dua alat bukti yang cukup, struktur hukum sudah bisa kita kuasai dan keterangan-keterangan sudah kita peroleh maka kita melakukan penindakan yaitu dalam betuk operasi tangkap tangan,” ungkap Ruki.

Pascaoperasi tangkap tangan itu, Ruki mengatakan pihaknya langsung memeriksa saksi-saksi yang diduga terlibat atau memiliki informasih terkait kasus tersebut. Hari ini giliran Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho yang menjalani pemeriksaan.  Saat berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap mereka yang terlibat baik sebagai saksi maupun tersangka memberikan kesaksian keterlibatan atas mereka. Itu yang kita sebut dengan pengembangan,” kata Ruki.

Enam orang telah ditahan terkait kasus suap hakim PTUN itu, mereka adalah Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro,  hakim anggota Amir Fauzi dan Dermawan Ginting, serta Panitera Syamsir Yusfan. Dua lainnya adalah pengacara M Yagari Bhastara selaku pihak yang menyerahkan uang kepada hakim, serta pengacara kondang OC Kaligis yang dituduh sebagai pengatur scenario suap itu.

Saat ini KPK masih mengusut asal muasal uang itu. Dipastikan uang itu berasal dari salah seorang pejabat tinggi di Pemerintah provinsi Sumut. KPK menyita uang 15 ribu dolar Amerika dan 5000 dolar singapura sebagai barang bukti suap. ***

 

Below Article Banner Area

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...

One comment

  1. Zaenal Thengereadik Bcl

    yach…!!! Video Aneh ngambeg…
    gak seru nich…