Home / Berita / Nasional / Sejarawan Buka Suara : Kalau Punya Malu, Seharusnya Novanto Sudah Mengundurkan Diri

Sejarawan Buka Suara : Kalau Punya Malu, Seharusnya Novanto Sudah Mengundurkan Diri

anhar

Akhir-akhir ini ramai diberitakan skandal ‘Papa Minta Saham’ dimana mempublikasikan rekaman antara Presdir PT Freefort Indoneisia Maroef Sjamsoedin dengan pengusaha minyak Reza Chalid, Ketua DPR Setya Novanto. Sejarawan Universitas Indonesia Anhar Gonggong menilai kalau Novanto punya rasa malu harusnya dia sudah mengundurkan diri.

“Seharusnya Novanto mundur kalau dia punya malu. Kalau andaikata ini terjadi di Jepang dan Korea, Novanto ini sudah bunuh diri. Anaknya juga harusnya malu, karena malu pun anaknya tidak akan berpesta seperti itu,” ujar Anhar usai seminar Kemendikbud bertema Pemahaman sejarah demi masa depan di De Revier Hotel Kota, Jl Kali Besar Barat, Roa Malaka, Jakarta Barat, Sabtu (5/12).

Ditambahkan oleh Anhar, banyak pejabat saat ini menganut pemikiran feodalistis dimana bagi seorang raja, jabatannya itu adalah bagian dari dirinya. Dengan demikian, tidak ada pejabat yang mau mengundurkan diri karena merasa jabatan itu adalah bagian dari dirinya.

“Jadi kalau kehilangan jabatan itu, dia akan merasa kehilangan bagian dari dirinya. Jadi dirinya tidak akan lengkap tanpa jabatan itu, oleh karena itu tidak ada raja di Indonesia yang mengundurkan diri,” sambung Anhar.

Oleh karena itu, Anhar berharap proses penyelidikan yang tengah berlangsung di Kejagung dapat segera selesai. Ia juga berharap Kejaksaan, dan juga Kepolisian, dapat segera menindak Novanto secara hukum kalau terbukti ada pelanggaran hukum.

“Kalau menurut saya MKD itu hanya etik, tapi kan Kejaksaan sudah menyelidiki. Mudah-mudahan Kejaksaan bekerja cepat dan tepat, ini kan gejalanya sudah ada, bukan gejala lagi tapi ini kan sudah fakta,” terang Anhar.

Baca Juga

Jokowi: ‘Ada Kelompok Ingin Goyang Persatuan’

“Ada kelompok-kelompok yang ingin menggoyang persatuan Indonesia” ungkap Jokowi, Selasa (1/11/2016). Tidak dipungkiri jika Indonesia ...